UGM Jadi Tuan Rumah Simposium Endokrinologi Komparatif Asia-Oseania

Simposium Asian and Oceania Society for Comparative Endocrinology
Sumber :
  • Dok Humas UGM

SLEMAN, VIVA Jogja   Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Asian and Oceania Society for Comparative Endocrinology (AOSCE) International Symposium yang berlangsung pada 5–9 Juli 2026. Simposium internasional ini menghadirkan para pakar dari berbagai negara untuk membahas perkembangan ilmu endokrinologi komparatif, cabang ilmu yang menelaah sistem hormon pada beragam organisme guna memahami fungsi, mekanisme, serta evolusi dalam mengatur proses biologis seperti pertumbuhan, metabolisme, reproduksi, dan adaptasi terhadap lingkungan.

img_title UGM Bangun Smart Eco Bioproduction, Dorong Swasembada Pangan dan Kedaulatan Benih Nasional

Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama UGM, Dr Danang Sri Hadmoko, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UGM sebagai tuan rumah. Menurutnya, FKH UGM memiliki peran strategis tidak hanya dalam pengembangan ilmu kesehatan hewan, tetapi juga dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian. “Kami sangat senang mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah, khususnya melalui FKH UGM yang tidak hanya berkontribusi dalam bidang kesehatan hewan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Presiden AOSCE, Ishwar S. Parhar, turut memberikan penghargaan kepada panitia atas dedikasi mereka dalam menyelenggarakan simposium ini. Ia menekankan bahwa keberhasilan acara internasional tersebut tidak lepas dari kerja keras seluruh pihak yang terlibat. Parhar berharap forum ini menjadi wadah bagi para peserta untuk bertukar gagasan, membangun kolaborasi, serta memperluas jejaring ilmiah yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

img_title Rasha Putra Permata: Menembus Batas Disabilitas, Raih Kursi di Teknik Fisika UGM

Dalam sesi plenary bertajuk Kisspeptin in the Social-Reproductive Brain, Parhar memaparkan peran penting kisspeptin dalam sistem reproduksi. Kisspeptin merupakan neuropeptida yang diproduksi di otak dan dikenal sebagai pengaktif hormon pelepas gonadotropin (GnRH). Namun, penelitian terbaru menunjukkan peran kisspeptin jauh lebih kompleks. “Kisspeptin adalah molekul yang berada satu tingkat di atas GnRH dan berfungsi mengatur sistem reproduksi,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa reproduksi tidak hanya dipengaruhi oleh kerja hormon, tetapi juga oleh kemampuan otak mengolah informasi dari lingkungan, seperti cahaya, bau, rangsangan pancaindra, interaksi sosial, hingga kondisi tubuh. Informasi tersebut dipadukan sebelum otak mengaktifkan sistem reproduksi melalui kisspeptin.

Halaman Selanjutnya
img_title