UMY Dorong Publikasi Bereputasi, 85 Dosen Ikuti Scopus Class Siapkan 110 Artikel Internasional
- Dok Humas UMY
BANTUL, VIVA Jogja – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dengan menggelar Scopus Class pada Kamis (23/07/2026) di Ballroom University Hotel UMY. Sebanyak 85 dosen dengan total 110 judul artikel mengikuti kegiatan yang diinisiasi Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat UMY tersebut. Program ini menjadi salah satu strategi universitas untuk memperkuat kapasitas dosen dalam menembus jurnal internasional bereputasi sekaligus membangun ekosistem publikasi ilmiah yang berkelanjutan.
Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Hilirisasi UMY, Dr. Med. dr. Supriyatiningsih, Sp.OG., M.Kes., menegaskan bahwa peningkatan kualitas publikasi ilmiah merupakan prioritas utama universitas. Menurutnya, publikasi bereputasi tidak hanya berperan penting dalam pengembangan karier akademik dosen, tetapi juga menjadi syarat penting dalam pengajuan jabatan akademik guru besar. Ia menjelaskan bahwa UMY berhasil meningkatkan jumlah dokumen ilmiah yang terindeks Scopus dalam beberapa tahun terakhir. Namun, tantangan berikutnya bukan sekadar menambah jumlah publikasi, melainkan meningkatkan mutu artikel agar memperoleh lebih banyak sitasi dan memberikan dampak yang lebih luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta reputasi universitas di tingkat internasional. “Melalui kelas terfokus seperti ini, kami ingin meningkatkan kemampuan dosen dalam menyusun artikel ilmiah yang layak dipublikasikan di jurnal bereputasi. Harapannya, bukan hanya jumlah publikasi yang meningkat, tetapi juga kualitas dan dampaknya,” ujarnya.
Ketua pelaksana Scopus Class, Dr. Yessi Jusman, S.T., M.Sc., Ph.D., menambahkan bahwa program ini menghadirkan skema baru berupa penyusunan tinjauan pustaka sistematis atau systematic literature review (SLR). Skema tersebut dirancang untuk mendampingi dosen menghasilkan artikel ilmiah berkualitas yang siap diajukan ke jurnal internasional bereputasi. “Program ini tidak sekadar ditujukan untuk meningkatkan jumlah publikasi, tetapi juga memperkuat kualitas artikel ilmiah yang dihasilkan dosen. Melalui pendampingan intensif, kami berharap publikasi dosen UMY memiliki dampak ilmiah yang lebih besar, memperoleh lebih banyak sitasi, serta memperkuat reputasi akademik universitas di tingkat internasional,” jelasnya.
Antusiasme dosen terlihat sejak masa pendaftaran dibuka. Dari target awal sebanyak 60 peserta, jumlah pendaftar mencapai 85 dosen dengan total 110 judul artikel. Sejumlah dosen bahkan mendaftarkan lebih dari satu judul sebagai bentuk keseriusan mereka dalam mengikuti rangkaian pendampingan. Selain pendampingan penyusunan artikel, UMY juga memberikan dukungan berupa fasilitasi biaya pemrosesan artikel atau article processing charge (APC) sesuai dengan skema yang telah ditetapkan. Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong dosen untuk lebih percaya diri menargetkan publikasi di jurnal internasional bereputasi.