UMY Perluas Jangkauan KKN hingga Luar Negeri, Libatkan 1.818 Mahasiswa dalam Sembilan Skema

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menerjunkan 1.818 mahasiswa KKN
Sumber :
  • Dok Humas UMY

BANTUL, VIVA Jogja   Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat dengan menerjunkan 1.818 mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Penerjunan ini dilakukan melalui sembilan skema program yang mencakup wilayah Indonesia hingga Mesir dan Malaysia. Seremoni penerjunan utama berlangsung pada Selasa (28/07/2026) di Lapangan Upacara Kampus Terpadu UMY, menandai dimulainya rangkaian pengabdian mahasiswa dengan tema “Pengabdian Berbasis Kompetensi untuk Masyarakat Berdaya” dan semangat “Aksi Nyata Berdampak untuk Semua”. Tema tersebut menjadi implementasi nyata Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, sekaligus ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan kompetensi akademik dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

img_title Pajak Rumah Kontrakan Diperketat, Ekonom UMY Ingatkan Risiko bagi Penyewa

Direktur Riset dan Pengabdian UMY, apt RR Sabtanti Harimurti, menjelaskan bahwa lokasi pengabdian mahasiswa tersebar di berbagai wilayah Indonesia hingga luar negeri. “Pada semester genap tahun akademik 2025/2026 ini, kami menerjunkan 1.818 mahasiswa ke berbagai wilayah di Indonesia hingga luar negeri. Skema dengan peserta terbanyak ialah KKN Persyarikatan Muhammadiyah yang diikuti 1.260 mahasiswa,” ujarnya. KKN Persyarikatan Muhammadiyah menjadi program unggulan dengan pendampingan 64 dosen pembimbing lapangan. Para peserta ditempatkan di Kabupaten Boyolali serta seluruh kabupaten dan kota di Daerah Istimewa Yogyakarta, yakni Kota Yogyakarta, Bantul, Sleman, Kulonprogo, dan Gunungkidul.

Selain itu, UMY menyelenggarakan KKN Tematik Lingkungan yang diikuti 13 mahasiswa dengan satu dosen pembimbing lapangan di Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta. Program ini berfokus pada isu lingkungan perkotaan. Ada pula KKN Sahabat Sekolah yang melibatkan 120 mahasiswa di sekolah-sekolah Muhammadiyah di Ciamis, Tasikmalaya, Tegal, Brebes, Lamongan, dan Sumbawa Barat. Program ini diarahkan untuk mendukung penguatan pembelajaran sekaligus pengembangan kapasitas sekolah sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.

img_title Mahasiswa UMY Luncurkan ReStitch, Inovasi Fashion Sirkular Jawab Darurat Limbah Tekstil

UMY juga memperluas jangkauan pengabdian melalui skema internasional. KKN Internasional Mesir diikuti 16 mahasiswa dengan lokasi kegiatan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PCIM/PCIA) Kairo, serta Sekolah Indonesia Kairo. Jumlah peserta yang sama mengikuti KKN Internasional Malaysia di Madrasah Uthmaniah Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM), Pulau Pinang. Selain itu, UMY kembali menyelenggarakan KKN Learning Express (LeX) melalui kolaborasi dengan Singapore Polytechnic. Program LeX dikembangkan sebagai pengabdian kolaboratif yang mempertemukan mahasiswa lintas negara untuk merancang solusi terhadap persoalan masyarakat. Sabtanti menambahkan bahwa peserta KKN LeX juga berkesempatan berinteraksi dengan mahasiswa dari Singapura dan Jepang, sehingga memperkaya pengalaman lintas budaya.

Halaman Selanjutnya
img_title