UGM Diganjar Apresiasi atas Pendampingan Koperasi Berbasis Keilmuan

Universitas Gadjah Mada menerima penghargaan dari Pemerintah Daerah DIY sebagai mitra pendamping koperasi
Sumber :
  • Dok Humas UGM

SLEMAN, VIVA Jogja - Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi di bidang pengabdian masyarakat setelah menerima penghargaan dari Pemerintah Daerah DIY sebagai mitra pendamping koperasi dalam ajang Gebyar Koperasi 2026 yang digelar di Yogyakarta pada 22 Juli lalu. Penghargaan ini diberikan melalui Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) UGM sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi nyata kampus dalam memperkuat kelembagaan koperasi dan meningkatkan kapasitas pengurus serta anggota koperasi di wilayah DIY.

img_title UGM dan Kementerian ESDM Bahas Ketahanan Energi, Nuklir Jadi Opsi

Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat DPkM UGM, Dr Djoko Santosa, menyebut penghargaan tersebut sebagai bukti kepercayaan pemerintah terhadap peran UGM yang konsisten hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, pendampingan yang dilakukan UGM tidak berhenti pada pelatihan umum, melainkan berangkat dari pemetaan persoalan yang dihadapi koperasi sehingga solusi yang diberikan lebih tepat sasaran. Dengan pendekatan ini, koperasi tidak hanya berkembang secara individual, tetapi juga tumbuh bersama, saling menguatkan, dan membangun daya saing kolektif. Djoko menegaskan bahwa skema pendampingan berbasis keilmuan ini membuat koperasi merasa maju bersama, berdaya bersama, dan terhindar dari persaingan yang merugikan.

Sebelum pendampingan dilakukan, tim UGM terlebih dahulu mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi koperasi. Hasil pemetaan menunjukkan adanya lima persoalan mendasar, yakni kualitas sumber daya manusia pengurus, tata kelola organisasi, strategi pemasaran, penerapan teknologi tepat guna, serta inovasi dan digitalisasi usaha. Dari hasil identifikasi tersebut, UGM kemudian menyesuaikan bentuk pendampingan yang dibutuhkan setiap koperasi. Pendekatan ini semakin efektif karena melibatkan dosen dari berbagai disiplin ilmu sesuai keahlian masing-masing. Para dosen turun langsung ke lokasi koperasi, memahami kondisi lapangan, dan memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan nyata.

img_title Riset UGM Ungkap Dampak Pola Asuh Kasar terhadap Struktur Otak Anak

Program pendampingan saat ini dijalankan selama tiga bulan oleh tim dosen, namun ke depan UGM berencana melibatkan mahasiswa melalui program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM). Mahasiswa akan mendampingi koperasi selama sekitar 50 hari sehingga proses penguatan dapat berlangsung lebih intensif dan berkelanjutan. Djoko menilai keterlibatan mahasiswa akan membuat pendampingan lebih masif sekaligus memberi pengalaman langsung bagi generasi muda dalam membangun ekonomi kerakyatan.

Halaman Selanjutnya
img_title