UMY Perkuat Budaya Publikasi Ilmiah Lewat Kerja Sama Jurnal Scopus dan SINTA di KPDI ke-17

Dubes RI untuk Vatikan, Michael Trias Kuncahyono saat menjadi keynote speaker dalam the 10th
Sumber :
  • Dok Humas UMY

BANTUL, VIVA Jogja - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mencatat langkah penting dalam penguatan budaya publikasi ilmiah dengan menjalin kerja sama bersama jurnal terindeks Scopus dan SINTA pada penyelenggaraan Call for Papers Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) ke-17. Momentum ini berlangsung pada hari kedua konferensi, Rabu (05/08/2026), dan menjadi tonggak baru bagi UMY dalam menghadirkan forum ilmiah yang tidak hanya berhenti pada prosiding, tetapi juga membuka peluang publikasi di jurnal bereputasi nasional maupun internasional.

img_title Civil Nexus UMY Borong Tiga Penghargaan di Kompetisi Beton Internasional Malaysia

Penanggung jawab Call for Papers KPDI ke-17 sekaligus pustakawan UMY, Arda Putri Winata, M.A., menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas luaran konferensi. Selama ini, prosiding memang menjadi luaran utama dalam banyak forum ilmiah, namun bagi mahasiswa maupun dosen, publikasi pada jurnal ilmiah memiliki nilai akademik yang lebih tinggi. Publikasi di jurnal bereputasi tidak hanya mendukung pendidikan dan penelitian, tetapi juga menjadi penopang penting dalam pengembangan karier akademik. “Kami melihat kerja sama ini menjadi momentum penting. Peserta KPDI berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, dosen, pustakawan, pemerhati perpustakaan, hingga praktisi di berbagai institusi. Publikasi ilmiah menjadi bagian penting dari ekosistem akademik mereka, sehingga peluang untuk terhubung dengan jurnal bereputasi memberikan manfaat yang jauh lebih besar dibandingkan hanya menghasilkan prosiding,” jelas Arda di UMY Student Dormitory.

Pada penyelenggaraan perdana kerja sama ini, Call for Papers berhasil menghimpun 77 artikel dari berbagai peserta. Seluruh artikel melalui proses seleksi berlapis yang melibatkan pakar di bidang perpustakaan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 artikel dipilih sebagai naskah terbaik untuk mengikuti proses seleksi lanjutan menuju jurnal mitra. Hasil seleksi menunjukkan dua artikel direkomendasikan untuk melanjutkan proses publikasi pada Record and Library Journal milik Universitas Airlangga yang terindeks Scopus. Sementara itu, empat artikel lainnya direkomendasikan menuju jurnal terindeks SINTA, yaitu UMPO Publish, LibTech dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, serta Media Informasi milik Universitas Gadjah Mada.

img_title Reformasi Kalurahan Jadi Pilar Smart Village di Yogyakarta

Arda menekankan bahwa meskipun memperoleh rekomendasi, seluruh artikel tetap harus melalui proses peer review sesuai standar masing-masing jurnal. Para penulis juga diwajibkan menyesuaikan naskah dengan ketentuan jurnal tujuan, mulai dari format penulisan, bahasa, hingga persyaratan teknis lain yang ditetapkan penerbit. Kualitas artikel yang lolos seleksi tidak terlepas dari keterlibatan reviewer yang merupakan pakar di bidang perpustakaan. Dengan proses penilaian yang ketat, artikel yang direkomendasikan diharapkan memiliki kualitas sesuai standar publikasi jurnal bereputasi.

Halaman Selanjutnya
img_title