UGM dan Jardine Foundation Perluas Kolaborasi Beasiswa, Dorong Generasi Unggul Berkontribusi untuk Bangsa
- Dok Humas UGM
SLEMAN, VIVA Jogja - Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan pengurus Jardine Foundation sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama penyaluran beasiswa bagi mahasiswa sarjana maupun pascasarjana. Kunjungan ini menandai kelanjutan kolaborasi yang telah terjalin lebih dari satu dekade, di mana UGM bersama Jardine Foundation telah melaksanakan program beasiswa Jardine–UGM untuk jenjang pascasarjana di University of Oxford dan University of Cambridge, serta beasiswa Jardine untuk mahasiswa sarjana UGM.
Rombongan Jardine Foundation dipimpin oleh Mantan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, yang hadir sebagai senior expert, bersama Christopher Ganis selaku Head of Indonesia Jardine beserta jajaran. Mereka diterima langsung oleh Rektor UGM, Prof dr Ova Emilia, didampingi Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama, Dr. Danang Sri Hadmoko, serta Direktur Kemitraan dan Relasi Global, Prof Dr Puji Astuti.
Dalam pertemuan tersebut, Retno Marsudi menegaskan komitmen Jardine Foundation untuk mendukung peningkatan pendidikan di Indonesia. Ia menekankan pentingnya pendampingan intensif bagi penerima beasiswa agar mereka tidak hanya memperoleh kesempatan belajar, tetapi juga mendapatkan dukungan moral dan akademik. “Ke depannya, yayasan akan lebih aktif melakukan pertemuan rutin dengan para mahasiswa untuk mendengarkan langsung kebutuhan mereka di lapangan,” ujarnya. Retno juga menambahkan bahwa penerima beasiswa diharapkan menyebarkan semangat positif dan membuka wawasan terkait kesempatan magang. Menurutnya, program mentorship akan memperluas peluang mahasiswa untuk berkembang, tidak hanya di kampus tetapi juga dalam dunia kerja. “Kita tidak hanya fokus membesarkan universitasnya, tetapi juga harus mengisi ruang krusial, yaitu educating the educators. Dampaknya akan terasa melalui kerja sama lokal dan peningkatan kapasitas pendidik itu sendiri,” ungkapnya.
Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah berjalan sejak 2014. Ia menilai Jardine Foundation membuka peluang luar biasa bagi mahasiswa UGM untuk mengembangkan diri di tingkat internasional. “Harapan kita, dari Jardine ini bisa lahir program double degree, tidak hanya dengan kampus di luar negeri, tetapi juga antaruniversitas di Indonesia untuk eskalasi pembelajaran. Ini adalah salah satu misi utama universitas,” paparnya. Ova menekankan bahwa kerja sama ini bukan hanya soal beasiswa, tetapi juga tentang membangun jejaring akademik yang lebih luas.