Pemkot Yogyakarta Tanamkan Literasi Politik Lewat Parlemen Pelajar

Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Yogya Indaruwanto Eko Cahyono memberikan paparan ketugasan DPRD.
Sumber :
  • Dok Humas Pemkot Yogya

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Pemerintah Kota Yogyakarta terus berupaya meningkatkan literasi demokrasi dan politik di kalangan generasi muda. Salah satu langkah yang ditempuh adalah melalui kegiatan Parlemen Pelajar yang digelar di DPRD Kota Yogyakarta, Selasa (18/8/2026). Program ini diikuti puluhan pelajar tingkat SMA, SMK, dan MA dari berbagai sekolah di Kota Yogyakarta. Melalui forum tersebut, para pelajar diajak memahami fungsi parlemen sekaligus mendapatkan pengalaman langsung mengenai praktik demokrasi.

img_title Yogyakarta Raih Peringkat Pertama Nasional SPM Pendidikan 2026

Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Yogyakarta, Polana Setia Hati, menjelaskan bahwa Parlemen Pelajar dirancang sebagai media edukasi yang atraktif. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman pelajar mengenai peran dan fungsi legislatif, sekaligus mendorong partisipasi mereka dalam kehidupan demokrasi. Polana menekankan bahwa selama ini masih banyak pelajar yang belum menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi, khususnya pada pemilihan kepala daerah. “Kita create kegiatan ini sebagai media edukasi yang atraktif. Tentunya ini untuk meningkatkan pemahaman dari para pelajar terkait parlemen. Kita memberikan insight pemahaman terkait dengan keparlementeran atau legislatif seperti peran dan fungsinya,” ujarnya.

Parlemen Pelajar tahun 2026 mengusung tema Dari Ruang Kelas ke Ruang Sidang: Replikasi Wakil Rakyat Muda. Sebanyak 40 pelajar dari Forum Komunikasi Pengurus OSIS Kota Yogyakarta dan Forum Anak Kota Yogyakarta (FAKTA) mengikuti kegiatan ini. Program tersebut juga bersinergi dengan Komite Independen Sadar Pemilu (KISP). Dalam forum ini, para peserta dibagi ke dalam kelompok yang menyerupai komisi-komisi di DPRD. Mereka kemudian diberi isu strategis untuk dibahas, termasuk pencermatan draft Raperda mengenai Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) serta Perlindungan Anak. Masukan dari para pelajar nantinya akan disampaikan kepada pengambil kebijakan.

img_title Bupati Sleman Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dan Pencegahan Kekerasan di Sekolah

Selain memahami fungsi legislasi, para pelajar juga diajak mengenal fungsi penganggaran dan pengawasan yang menjadi tugas utama DPRD. Polana menambahkan bahwa forum ini memberikan ruang bagi pelajar untuk menyampaikan aspirasi, mengkritisi kebijakan publik, dan memahami cara berpartisipasi dalam demokrasi sehari-hari. “Dengan kegiatan ini diharapkan bisa berdampak pada partisipasi pelajar dalam kehidupan berdemokrasi dan berpolitik. Tidak harus menjadi legislatif atau anggota dewan, tapi dalam kehidupan demokrasi dan politik sehari-hari,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title