Fakultas Biologi UGM – Suriname Bangun Kerja Sama Pendidikan

Tim Fakultas Biologi UGM – KBRI Suriname
Sumber :
  • Istimewa

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Fakultas Biologi UGMSuriname Bangun Kerja Sama PendidikanDr Slamet Widiyanto selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia, serta Dr Eko Agus Suyono, selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni.

img_title Pemkot Yogyakarta Gelar Seleksi Beasiswa Prestasi Kelurahan 2026, Nilai TKA dan TKAD Jadi Penentu

Dalam kunjungan ini, delegasi UGM diterima langsung oleh Kuasa Utama KBRI Suriname Sadikin, bersama staf. Dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah agenda penting, seperti promosi program beasiswa bagi mahasiswa, guru, dosen dan staf pemerintahan asal Suriname untuk menempuh studi sarjana dan pascasarjana di Fakultas Biologi UGM. “Kita membahas soal peluang kerja sama yang bisa dilakukan terutama dalam bidang pendidikan dan pengembangan SDM,” kata Budi dalam keterangan tertulis, Jumat (18/04/2025).

Usai berkunjunng ke KBRI, kata Budi, tim delegasi Fakultas Biologi UGM juga berkesempatan bertemu dengan anggota parlemen keturunan Jawa, Moertabat Wanica Sidik. Ia menyatakan dukungan penuh atas upaya peningkatan kerja sama yang dapat membantu menyiapkan SDM Suriname, khususnya generasi muda keturunan Indonesia, agar mampu mengisi posisi strategis di pemerintahan maupun sektor lainnya. “Saat ini, setidaknya ada tiga menteri dan beberapa direktur yang merupakan keturunan Jawa dan diantaranya merupakan alumni UGM,” kata Sidik.

img_title Festival Jamu Nusantara Dorong Tradisi Minum Herbal Jadi Gaya Hidup Modern

Tidak hanya berkunjung ke anggota parlemen, kata Budi, pihaknya juga bertemu dengan Menteri Perencanaan dan Lingkungan Republik Suriname Dr. Marciano Dasai yang merupakan alumnus magister dan doktor Teknik Arsitektur UGM. “Marciano Dasai menjadi bukti, bahwa keturunan Indonesia berkontribusi bagi Suriname dan beliau seorang Keturunan Indonesia yang Jawani,” katanya.

Kunjungan ke Suriname ini menurut Budi diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Suriname. Tak hanya dalam konteks pendidikan, namun juga dalam sektor ekonomi, sosial, dan budaya. “Kita ingin membuka peluang jejaring internasional dalam dalam mendukung pendidikan berkualitas dan riset,” kata Budi.

img_title Pemkot Yogya dan Diwa Foundation Bedah Rumah, Prioritaskan Hunian Layak bagi Disabilitas

Seperti diketahui, lebih sejak 135 tahun lalu, masyarakat Jawa pertama kali banyak yang merantau ke Suriname sebagai tenaga kerja kontrak oleh pemerintah kolonial Belanda. Beberapa dari mereka kembali ke tanah air, namun tidak sedikit yang memilih menetap di sana.

Halaman Selanjutnya
img_title