Cara Cerdas Lumbungbaca Kudus Kampanyekan Baca Buku dan Literasi

Kabupaten Kudus tidak kekurangan pegiat literasi maupun pecinta buku.
Sumber :

KUDUS, VIVAJogja– Komunitas Literasi Lumbungbaca Kampung Budaya Piji Wetan Kabupaten Kudus menyelenggarakan sharing dan diskusi buku. Kali ini agenda tersebut bertempat di Taman Oasis Djarum Kudus.

img_title Sambut 1 Muharam 1448 H, Pemkab Kudus Gelar Doa Bersama

Kegiatan membaca buku, berolahraga dan bersikap di akhir pekan, bagi anak-anak muda dapat menjernihkan pikiran usai menjalani rutinitas kesibukan selama sepekan.

Sekitar 30-an anak-anak muda dari mahasiswa, pelajar dan pecinta buku, ikut berbagi cerita terkait pengalaman mereka dalam membaca dan mencintai buku.

img_title Bacakan Pidato Kepala BPIP, Bupati Kudus Ingatkan Pancasila Bukan Sekadar Simbol

Komunitas Lumbungbaca Kudus sharing dan diskusi buku di Taman Oasis.

Photo :
  • -

Di tengah-tengah acara, kegiatan diselingi aktivitas senam bersama. Selain itu, menulis review buku hingga menyampaikan ulasan melalui forum terbuka.

img_title Digerebek Polisi, Peserta Sabung Ayam di Bae Kudus Kabur Tinggalkan Kendaraan

“Kegiatan ini mempertemukan para pegiat literasi di Kudus dengan cara yang atraktif dan menyenangkan,” ujar Saiful Annas, coordinator Lumbungbaca Kudus.

Selain tubuh yang perlu berolahraga, kata Annas, otak juga membutuhkan olahraga dan tukar pikiran supaya tidak jenuh.

"Membaca buku bagi sebagian orang itu menjenuhkan, namun kalau dilakukan bersama-sama dan didiskusikan, bisa menjadi lebih menyenangkan," ucap Annas.

Model sharing buku yang dilakukannya, setiap orang diminta membawa buku yang sudah dibaca. Selanjutnya mengulas poinnya di  tengah forum. Peserta lainnya saling memantik dan menyampaikan pendapat perihal buku yang dibahasnya.

"Kami juga menyediakan buku bagi mereka yang tidak bawa, semua bebas membaca di tempat," bebernya pada Minggu (25/5/2025).

Sambil membuka lapak baca, kegiatan ini dihelat pagi hari sekira pukul 07.00 WIB. Melalui kegiatan ini, menunjukkan bahwa Kudus tidak kekurangan pegiat literasi maupun pecinta buku.

"Sebenarnya minat baca di Kudus itu tinggi, tinggal wadahnya saja yang belum terlihat. Kami ingin kegiatan semacam ini bisa lebih masif digelar di banyak tempat," paparnya.

Sementara itu, salah satu peserta asal Rembang, Langlang Isaka mengaku senang bisa berpartisipasi dan berdiskusi dengan teman-teman lintas komunitas 

Terlebih di tengah-tengah kesibukannya mengerjakannya skripsi, Langlang ingin beristirahat sejenak dan mencari aktivitas baru dari diskusi ini.