Guru Banyumas Latihan Penyusunan Instrumen Penilaian Hasil Belajar

Dosen UNY latih guru Banyumas
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Jogja - Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Negeri Yogyakarta (FISIP UNY) menggelar pelatihan penyusunan instrumen penilaian hasil belajar kepada 50 orang guru PPKn yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

img_title UNY Latih Karang Taruna Pacarejo, Semanu, Gunungkidul, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Organisasi Pemuda Desa

Pelatihan ini digelar di Pondok Pesantren Miftahussalam, Kabupaten Banyumas, Sabtu 13 September 2025

Kepala Dinas Pendidikan Banyumas Joko Wiyono MR menyampaikan guru Pendidikan Pancasila memiliki 3 tugas pokok. Tugas pokok yang pertama yakni guru Pendidikan Pancasila mempunyai tugas membentuk karakter murid.

img_title Pelantikan Pejabat Pemkot Yogya di Sungai Winongo: Simbol Empati dan Kepedulian Lingkungan

Sedangkan untuk tugas pokok kedua, kata Joko adalah pembelajaran pendidikan Pancasila harus relevan dengan kehidupan.  Joko merinci tugas pokok lainnya adalah performa guru Pendidikan Pancasila dalam pembelajaran harus dikuatkan dan selalu di update.

"Salah satu cara untuk menguatkan dan mengupdate kemampuan para guru adalah dengan melalui kegiatan pelatihan," jelas Joko. 

img_title 12 Bus Arus Balik Mudik Gratis 2026 Diberangkatkan dari Terminal Giwangan Menuju Jabodetabek

Sementara itu Kepala Departemen PPKn FISIP UNY Prof. Suyato menjelaskan tujuan pelatihan penyusunan instrumen penilaian hasil belajar ini untuk membantu guru meningkatkan kompetensinya.

Lewat pelatihan, lanjut Suyato, guru-guru pendidikan Pancasila bisa menyusun instrumen penilaian yang valid. Nantinya lewat pelatihan ini diharapkan adapula peningkatan kualitas pembelajar PPKn di Kabupaten Banyumas. "Tujuannya pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun instrumen penilaian yang valid, reliabel, dan sesuai dengan capaian pembelajaran," tutur Suyato.

"Harapannya, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan keterampilan guru, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran PPKn di sekolah-sekolah Banyumas," tutup Suyato.