Kolaborasi TikTok Shop by Tokopedia dan UGM Dorong Tren Belanja Interaktif
- Istimewa
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Ratusan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) ikuti pelatihan intensif untuk menjadi LIVE host profesional melalui program Certified LIVE Host yang digagas TikTok Shop by Tokopedia Kamis (25/09/2025) di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM.
Program ini merupakan bagian dari Talent Development Class UGM yang bertujuan memperkuat tren belanja online sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.
Sejak diluncurkan pada Agustus 2025, program ini telah membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis dan soft skills yang relevan di industri LIVE streaming. Materi pelatihan mencakup strategi personal branding, teknik memandu sesi LIVE shopping, serta pemahaman etika dan regulasi konten digital.
Berkolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) menghadirkan Certified LIVE Host Program, melatih mahasiswa menjadi LIVE Host profesional untuk memperkuat tren belanja online dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.
“Kolaborasi kami dengan UGM melalui Talent Development Class telah melatih ratusan mahasiswa menjadi LIVE host bersertifikat. Mereka kini memiliki peluang bergabung dalam talent pool profesional yang dibutuhkan industri e-commerce,” ujar Teddy, Engagement and Partnership Lead Tokopedia & TikTok E-Commerce Indonesia.
Menurut Teddy, kebutuhan akan LIVE host profesional semakin meningkat seiring berkembangnya tren belanja interaktif. “Talenta muda ini berperan penting dalam menciptakan pengalaman belanja yang menyenangkan sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis lokal, termasuk UMKM,” tambahnya.
Teddy menambahkan, penutupan kelas ini bukan akhir dari kolaborasi, melainkan awal dari pengembangan lebih luas di bidang LIVE hosting dan kewirausahaan digital.
Hal senada disampaikan Head of Legal GIK UGM, Florencia Irena Gunawan. Ia menilai program ini memberi mahasiswa akses pembelajaran praktis dan peluang nyata di industri digital.
“Dengan keterampilan yang diperoleh, mahasiswa tidak hanya siap bersaing di dunia kerja, tetapi juga berpotensi menciptakan peluang ekonomi baru bagi UMKM dan masyarakat luas,” kata Florencia.
Salah satu peserta, Nabila Kaori Refonsa, mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, mengaku pelatihan ini membuka wawasan baru. “Saya belajar membangun personal branding dan memandu sesi LIVE shopping secara profesional. Bahkan mulai melihat peluang pendapatan dari dunia digital yang sebelumnya belum terpikirkan,” ujarnya.