Perjuangan Ibu dari Salatiga, JKN Menguatkan Langkah Anak Pejuang Talasemia

Manfaat JKN untuk Penderita Talasemia
Sumber :
  • VIVA Jogja/Humas BPJS Kesehatan Cab Semarang

Semarang, VIVA Jogja — Kesehatan anak selalu menjadi prioritas utama setiap keluarga. Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pun hadir sebagai sandaran penting perlindungan kesehatan keluarga Indonesia.

img_title Saat Mobil BPJS Keliling Berhenti di Balai Desa, Harapan Warga untuk Berobat Kembali Menyala

Hal itu dirasakan Safitri Yanti, ibu asal Salatiga, yang mengandalkan JKN saat putri tercintanya, Andira Naifa Fadila, berjuang melawan talasemia.

Hampir enam tahun Andira hidup berdampingan dengan talasemia, kelainan genetik yang menyebabkan sel darah merah mudah rusak sehingga pasokan oksigen ke tubuh terganggu.

img_title Sri Sultan Pastikan Mahasiswa Luar DIY Tetap Terjamin Akses BPJS Kesehatan

Gejala awal mulai terlihat saat Andira berusia sekitar 18 bulan, ketika ia kerap mengalami batuk, pilek, demam berkepanjangan, mimisan, tubuh lemas, dan wajah pucat.

Melihat kondisi sang anak yang semakin mengkhawatirkan serta pertumbuhan yang tertinggal dibandingkan anak seusianya, Yanti segera membawa Andira ke puskesmas.

img_title Penonaktifan 11 Juta Peserta PBI JKN, DIY Terdampak 159 Ribu Warga

Hasil pemeriksaan mengharuskan Andira dirujuk ke RSUD Salatiga sebelum akhirnya menjalani pemeriksaan lanjutan di RSUP dr. Kariadi Semarang untuk transfusi darah dan perawatan intensif.

Sejak saat itu, Yanti setia mendampingi Andira menjalani transfusi darah rutin setiap bulan. Jarak dan cuaca tak menjadi penghalang baginya untuk memastikan sang buah hati mendapatkan perawatan terbaik.

Yanti mengaku sangat terbantu dengan kepesertaan JKN. Di tengah kondisi ekonomi keluarga yang kini hanya bergantung pada penghasilan suami, JKN menjadi penopang utama pembiayaan pengobatan Andira.

Selama menjalani perawatan, ia tidak pernah menemui kendala, baik dari sisi administrasi maupun pelayanan medis. Pelayanan tenaga kesehatan yang cepat dan informatif membuat Andira kini berangsur lebih sehat, ceria, dan bersemangat.

Yanti pun berharap Program JKN terus hadir dan berkelanjutan, karena baginya JKN bukan sekadar program, melainkan harapan bagi keluarga yang tengah berjuang melawan penyakit kronis.