UMY Dampingi Warga Binaan Lapas Wirogunan dengan Pembinaan Humanis dan Spiritual

Wakil Rektor UMY Prof Faris Al-Fadhat
Sumber :
  • Humas UMY

VIVA Jogja - Masjid Al-Fajar di Lapas Kelas IIA Wirogunan menjadi saksi peluncuran program pendampingan khusus yang digagas Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Program ini merupakan bagian dari skema pengabdian masyarakat yang dirancang untuk memperkuat pembinaan warga binaan, tidak hanya dari sisi fisik dan intelektual, tetapi juga sosial serta spiritual.

img_title Pemkot Yogyakarta Dorong Penguatan Potensi Kelurahan untuk Ungkit Ekonomi Lokal

Peluncuran resmi dihadiri Kepala Lapas Kelas IIA Yogyakarta, Marjiyanto, Wakil Rektor Bidang Pengembangan Universitas serta Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) UMY, Prof Faris Al-Fadhat, serta Kepala Subdirektorat Pengabdian Masyarakat bagi Dosen UMY, Dr drg Laelia Dwi Anggraini,

Dalam sambutannya, Prof Faris menekankan bahwa niat tulus adalah fondasi utama dari setiap program pendampingan. “Allah tidak melihat masa lalu kita, tetapi niat hari ini dan apa yang akan kita lakukan ke depan. Allah Maha Pengampun,” ujarnya. Ia menegaskan kehadiran UMY bukan untuk merasa lebih baik dari warga binaan, melainkan berjalan bersama dalam proses memanusiakan manusia.

img_title Job Fair Kota Yogyakarta 2026: Ribuan Lowongan Kerja dan Komitmen Dunia Usaha Inklusif

Kepala Lapas, Marjiyanto, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, sinergi dengan perguruan tinggi menghadirkan nilai profesionalitas dan integritas yang kuat. Ia juga menjelaskan pendekatan humanis yang kini diterapkan di Lapas Wirogunan, yakni menyebut warga binaan sebagai “santri” alih-alih narapidana. “Muhammadiyah adalah organisasi besar dengan SDM berintegritas. Kami berharap Masjid Al-Fajar semakin memberi manfaat bagi warga binaan,” katanya.

Program pendampingan ini akan berlangsung bertahap selama satu bulan dan dirancang berkelanjutan hingga dua sampai empat tahun mendatang. Kepala Subdirektorat Pengabdian Masyarakat UMY, Dr. Laelia, menjelaskan bahwa sebanyak 10 dosen terlibat dengan dukungan hibah Rp12 juta per dosen. Dana tersebut dialokasikan untuk bantuan barang sesuai kebutuhan Lapas, termasuk pengembangan Masjid Al-Fajar, serta kegiatan penyuluhan sesuai bidang keilmuan.

img_title Pemkot Yogyakarta Dorong UMKM Tembus Pasar Global Lewat INACRAFT Festival 2026

Tahap awal program sudah dimulai. Dua dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UMY, Dr. dr. Sagiran, Sp.B(K) KL., M.Kes., dan dr. Ika Setyawati, M.Sc., menyalurkan hibah berupa peralatan pendukung madrasah dan Masjid Al-Fajar. Selain itu, program juga mencakup edukasi kesehatan, pendidikan, penguatan keislaman, hingga kegiatan sosial lain sesuai keahlian dosen.

Halaman Selanjutnya
img_title