UMY Resmi Buka 10 Program Dokter Spesialis, Jawab Kebutuhan Tenaga Medis Nasional

Paparan UMY Buka 10 Program Dokter Spesialis
Sumber :
  • Humas UMY

BANTUL, VIVA Jogja - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menegaskan komitmennya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di Indonesia. Perguruan tinggi ini baru saja mengantongi izin resmi untuk membuka sepuluh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), sebuah langkah yang dinilai strategis di tengah keterbatasan jumlah tenaga medis dan ketidakmerataan distribusi dokter di berbagai daerah.

img_title Pemkot Yogyakarta Dorong Penguatan Potensi Kelurahan untuk Ungkit Ekonomi Lokal

Izin tersebut terdiri atas sembilan Surat Keputusan (SK) pendirian PPDS yang baru diterbitkan, meliputi Kedokteran Keluarga Layanan Primer, Jantung dan Pembuluh Darah, Radiologi, Ilmu Kesehatan Anak, Obstetri dan Ginekologi, Psikiatri, Patologi Klinik, Anestesiologi dan Terapi Intensif, serta Ortopedi dan Traumatologi. Sementara satu program lain, yakni PPDS Bedah, telah lebih dahulu disetujui sejak September 2025.

Sekretaris Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan menuturkan bahwa pembukaan program ini merupakan bentuk nyata kontribusi UMY terhadap penguatan sistem kesehatan nasional. “Indonesia masih menghadapi kekurangan dokter spesialis. Ketika pemerintah memberi kesempatan bagi perguruan tinggi untuk terlibat, UMY langsung mengambil peran,” ujarnya, Rabu (21/01/2026).

img_title Job Fair Kota Yogyakarta 2026: Ribuan Lowongan Kerja dan Komitmen Dunia Usaha Inklusif

Sebagai tindak lanjut, UMY akan meluncurkan secara resmi seluruh program PPDS pada 13 Februari 2026. Agenda peluncuran terbuka ini sekaligus menjadi momentum dimulainya proses administrasi dan pendaftaran bagi calon peserta.

Bachtiar menambahkan, kesiapan fasilitas menjadi prioritas sebelum izin diajukan. Rumah sakit pendidikan yang menjadi mitra UMY telah dipastikan memenuhi standar, termasuk sarana tempat tinggal residen, ruang praktik profesional, dan dukungan infrastruktur medis. “Saat visitasi dilakukan, kami sudah siap dari sisi fasilitas maupun tenaga pendukung,” jelasnya.

img_title Pemkot Yogyakarta Dorong UMKM Tembus Pasar Global Lewat INACRAFT Festival 2026

Terkait pembiayaan, ia menekankan bahwa biaya pendidikan PPDS akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing program. Meski berbeda-beda, UMY berkomitmen menjaga keseimbangan antara kualitas pendidikan dan keterjangkauan. “Tujuan kami adalah menghadirkan pendidikan spesialis yang unggul namun tetap bisa diakses masyarakat,” tegasnya.

Dengan hadirnya sepuluh program PPDS ini, UMY berharap dapat mempercepat pemenuhan sekaligus pemerataan dokter spesialis di Indonesia. Lebih jauh, langkah ini juga memperkuat peran Muhammadiyah dalam misi menyehatkan bangsa melalui pendidikan dan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.