Bayu Kusuma Dewanto Dorong Wisudawan UGM Hadapi Tantangan Energi dengan Kompetensi Unggul
- Dok Humas UGM
SLEMAN, VIVA Jogja – Ribuan calon wisudawan pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) mendapat pesan inspiratif dari Direktur Keuangan PT Pertamina Hulu Energi, Bayu Kusuma Dewanto, dalam acara yang digelar di Grha Sabha Pramana, Selasa (20/01/2026) lalu. Alumnus UGM tersebut menekankan pentingnya kegigihan, jejaring sosial, dan peningkatan kompetensi sebagai bekal utama membangun karier di era disrupsi.
Bayu mengibaratkan perjalanan karier layaknya berselancar di pantai. Menurutnya, setiap individu harus mampu mengikuti arus perubahan, sekaligus menjadi solusi bagi lingkungan sekitar. “Nasib baik itu bisa dilatih. Salah satunya dengan memperbanyak silaturahmi agar kesempatan terbuka. Bekerjalah seperti berselancar, ikuti ombaknya, dan jadilah manfaat bagi orang lain,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa dunia kerja saat ini menuntut kemampuan menyelesaikan persoalan secara nyata. Tantangan yang dihadapi Pertamina, misalnya, adalah penurunan produksi minyak nasional di tengah meningkatnya kebutuhan energi masyarakat. “Bukan hanya Pertamina, tetapi seluruh pemain minyak di Indonesia menghadapi hal yang sama. Karena itu, kami membutuhkan tenaga ahli yang mampu menjawab persoalan energi trilemma: bagaimana memproduksi, mendistribusikan, dan menjaga keberlanjutan energi,” tegasnya.
Selain Bayu, Koordinator Departemen Penanggulangan Bencana Alam PP Kagama, drg. Moch. Agus Ramli, turut menyampaikan pesan kepada para lulusan. Ia menekankan bahwa Kagama bukan sekadar identitas kealumnian, melainkan wadah untuk berkontribusi. “Kagama bukan hanya tentang apa yang bisa kita dapatkan, tetapi juga apa yang bisa kita berikan. Sejalan dengan tagline Kagama: guyub, rukun, migunani,” katanya.
Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, juga memberikan apresiasi atas kepercayaan para mahasiswa memilih UGM sebagai tempat berproses. Ia menegaskan komitmen kampus untuk terus hadir dalam penanganan persoalan kemanusiaan, termasuk membantu korban bencana di Sumatera. “UGM terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Acara wisuda kali ini tidak hanya menjadi momentum pelepasan ribuan lulusan pascasarjana, tetapi juga pengingat bahwa dunia kerja menuntut kesiapan menghadapi tantangan global. Pesan yang disampaikan Bayu dan para tokoh Kagama menegaskan bahwa kompetensi unggul, jejaring yang kuat, serta semangat kontribusi sosial adalah fondasi penting bagi generasi baru UGM dalam menapaki karier profesional.