Komunitas Alumni UGM Pecinta Lari Salurkan Donasi Rp 500 Juta untuk Beasiswa dan Masyarakat Terdampak Bencana
- Dok Humas UGM
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Komunitas alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) pecinta lari yang tergabung dalam KAGAMA Lari Untuk Berbagi (KLUB) menyerahkan donasi sebesar Rp 500.202.576,00. Dana tersebut dialokasikan untuk bantuan beasiswa UGM bagi mahasiswa terdampak bencana di Sumatra, Program Beasiswa Reguler UGM, serta Dana Abadi UGM. Donasi ini dihimpun melalui kegiatan UGM Ultra 76K Charity Run 2025, yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-76 Universitas Gadjah Mada.
Penyerahan donasi dilakukan secara simbolis oleh Ketua Panitia UGM Trail Run 2025, Budi Susila, dan diterima langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si. Acara audiensi dan serah terima berlangsung di ruang Rektor UGM pada Kamis (22/1).
Donasi Melalui Platform Sahabat UGM
Penyaluran dana donasi dipercayakan kepada Universitas Gadjah Mada melalui platform Sahabat UGM (www.sahabat.ugm.ac.id (sahabat.ugm.ac.id in Bing)), yang merupakan kanal filantropi resmi universitas. Platform ini memfasilitasi partisipasi sivitas akademika, alumni, mitra, dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi. Pemanfaatan Sahabat UGM sejalan dengan upaya penguatan budaya filantropi dan keberlanjutan pendanaan pendidikan tinggi di UGM.
Antusiasme Peserta dan Harapan ke Depan
Budi Susila menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya UGM Ultra 76K Charity Run 2025. Menurutnya, kegiatan olahraga sambil berdonasi ini semakin diminati dari tahun ke tahun. “Tahun kemarin kenaikan 3–4 kali lipat dari tahun sebelumnya, baik dari sisi donasi maupun jumlah peserta,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada awal penyelenggaraan, peserta hanya berjumlah kurang dari 100 orang. Namun, pada 2025 jumlah peserta mencapai ribuan dengan donasi yang terkumpul sebesar Rp 500 juta, meningkat signifikan dari Rp 170 juta pada tahun sebelumnya. “Dengan persiapan yang hanya sekitar tiga minggu, hasilnya sungguh luar biasa. Mudah-mudahan di tahun 2026 kita bisa lebih matang dan bisa mencapai target Rp 1 miliar,” imbuhnya.
Budi juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pimpinan universitas agar kegiatan ini terus berlanjut. “Tanpa kolaborasi yang baik, tentu event ini tidak bisa berjalan. Kami mengajak alumni dan masyarakat luas yang memiliki hobi lari untuk ikut berpartisipasi,” katanya.