BSI dan UMY Gelar MU Fest 2026, Dorong Sinergi Pendidikan dan Industri Syariah
- Humas UMY
BANTUL, VIVA Jogja - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) menggelar acara perdana bertajuk BSI MU Fest 2026 di Sportorium UMY. Festival ini menjadi wadah kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri keuangan syariah, dengan tujuan memperkuat ekosistem ekonomi berbasis nilai kepercayaan dan integritas.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Compliance & Human Capital BSI, Arief Adhi Sanjaya, menyampaikan pandangan mengenai pentingnya sinergi lintas sektor. Menurutnya, transformasi digital yang berlangsung cepat sering kali diiringi dengan menurunnya tingkat kepercayaan sosial. Hal ini tercermin dari pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia yang masih berada di kisaran 7 persen. Karena itu, kerja sama antara kampus dan industri dinilai sebagai langkah strategis untuk membangun ekosistem yang lebih berkelanjutan.
Arief menekankan bahwa kolaborasi tidak hanya berorientasi pada bisnis, melainkan juga pada penguatan nilai sosial dan spiritual. “Kita hidup di era yang cepat tetapi rapuh. Inovasi memang diperlukan, tetapi kepercayaan bisa runtuh dengan mudah. Maka, kolaborasi harus mampu menggabungkan inovasi dengan integritas,” ujarnya dalam sesi inspirasi.
Ia menambahkan bahwa semangat pembaruan yang diwariskan Muhammadiyah relevan dengan kebutuhan zaman, terutama dalam mendorong pendidikan dan pembangunan manusia. Kesamaan visi inilah yang mendorong BSI untuk aktif memperkuat hubungan dengan perguruan tinggi, sehingga mahasiswa dapat memperoleh ruang pembelajaran yang lebih luas sekaligus berkontribusi pada pembangunan masyarakat.
Melalui BSI MU Fest, berbagai agenda edukatif digelar untuk memperkenalkan konsep ekonomi syariah yang inklusif. Acara ini diharapkan menjadi sarana bagi generasi muda untuk memahami peran perbankan syariah dalam membangun ekosistem ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada kebermanfaatan sosial.
Ke depan, BSI dan UMY berkomitmen memperluas kerja sama dalam bidang riset, edukasi, hingga pengembangan ekosistem ekonomi syariah. Langkah ini diyakini akan memperkuat daya saing bangsa di tengah dinamika global, sekaligus menjadikan kampus sebagai mitra strategis dalam membangun masyarakat yang berintegritas dan berdaya saing.