Fakultas Hukum UGM Puncaki Peringkat Nasional, Masuk 201–250 Dunia
- Humas UGM
YOGYAKARTA, VIVA Jogja – Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) menandai tonggak 80 tahun kiprahnya dengan capaian prestasi akademik di level global. Pada awal 2026, fakultas ini menempati peringkat pertama di Indonesia dan masuk kelompok 201–250 dunia dalam bidang hukum versi Times Higher Education (THE) World University Rankings by Subject 2026.
Capaian tersebut diumumkan bertepatan dengan peringatan Dies Natalis ke-80 dan Lustrum ke-16 Fakultas Hukum UGM yang digelar dalam Rapat Senat Terbuka di Auditorium Fakultas Hukum, Jumat (13/2). Mengusung tema “Konstitusi untuk Rakyat: Mengurai Ketidakadilan Struktural dan Mewujudkan Keadilan Agraria”, peringatan tahun ini menegaskan komitmen fakultas dalam memperkuat peran hukum sebagai instrumen keadilan sosial.
Rektor UGM, Ova Emilia, menyampaikan bahwa delapan dekade perjalanan Fakultas Hukum UGM menunjukkan konsistensi dalam membangun tradisi akademik yang responsif terhadap persoalan bangsa. Menurutnya, isu ketimpangan agraria dan ketidakadilan struktural masih menjadi tantangan besar yang memerlukan pendekatan lintas disiplin.
“UGM mendorong riset unggulan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Fakultas Hukum memiliki posisi strategis untuk memperkuat tata kelola hukum agraria yang adil dan berkelanjutan,” ujarnya.
Selain THE, performa akademik Fakultas Hukum UGM juga tercermin dalam pemeringkatan QS World University Rankings by Subject 2025. Dalam daftar tersebut, program hukum UGM berada di peringkat ketiga nasional dan masuk rentang 201–250 dunia. Indikator penilaian mencakup reputasi akademik, reputasi lulusan di mata pemberi kerja, sitasi publikasi ilmiah, hingga kolaborasi internasional.
Laporan Kinerja dan Ekspansi Kerja Sama
Dekan Fakultas Hukum UGM, Dahliana Hasan, melaporkan sepanjang 2025 fakultas mencatat sejumlah capaian strategis. Total terdapat 214 kerja sama yang dijalin, dengan 97 mitra aktif dari dalam dan luar negeri. Sebanyak 117 kegiatan kolaboratif dilaksanakan oleh departemen, pusat kajian, maupun lembaga kemahasiswaan.
Pada level global, Fakultas Hukum UGM memperluas jejaring melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan sejumlah institusi terkemuka, antara lain Durham Law School, Maastricht University, serta lembaga pendidikan tinggi di Hong Kong. Kerja sama tersebut mencakup pertukaran mahasiswa dan dosen, riset kolaboratif, hingga penyelenggaraan konferensi internasional.
Di bidang kemahasiswaan, sepanjang 2025 mahasiswa Fakultas Hukum UGM meraih 123 penghargaan dari 129 kompetisi tingkat nasional dan mengoleksi 23 medali dari 26 ajang internasional. Kompetisi tersebut meliputi moot court competition, debat hukum, legal opinion drafting, hingga lomba riset kebijakan publik.