UGM Gelar Penjaringan Anggota Majelis Wali Amanat Periode 2026–2031, Seleksi Dibuka Secara Daring

Keterangan pers Penjaringan Anggota Majelis Wali Amanat UGM
Sumber :
  • Humas UGM

SLEMAN, VIVA Jogja - Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi membuka proses penjaringan anggota Majelis Wali Amanat (MWA) untuk masa bakti 2026–2031. Langkah ini dilakukan menyusul berakhirnya masa jabatan 19 anggota MWA pada 29 Mei 2026. Sesuai ketentuan, komposisi baru harus ditetapkan dan disampaikan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi paling lambat 30 April 2026.

img_title UGM Luncurkan Kurikulum Baru untuk Cetak Lulusan Adaptif dan Kompetitif

Senat Akademik (SA) UGM membentuk Panitia Ad-Hoc untuk mengawal proses pendaftaran dan seleksi bakal calon. Penjaringan ini dirancang berlangsung transparan dengan melibatkan unsur sivitas akademika, alumni, tokoh masyarakat, hingga mahasiswa.

Ketua Senat Akademik UGM, Prof Dr Sulistiowati, menegaskan bahwa MWA merupakan organ penting dalam tata kelola perguruan tinggi berbadan hukum. MWA memiliki kewenangan menetapkan kebijakan nonakademik, termasuk rencana induk pengembangan kampus yang berlaku hingga 20 tahun ke depan.

img_title Perjuangan Anak Penjual Keripik, Tiara Julianti Raih Kuliah Gratis di Kedokteran UGM

Menurut Sulistiowati, keberadaan MWA memastikan arah kebijakan universitas tetap sejalan dengan visi institusi. “Majelis Wali Amanat ini sangat penting untuk memajukan UGM sebagai perguruan tinggi badan hukum karena memiliki peran besar dalam membuat kebijakan nonakademik,” ujarnya.

Ia menambahkan, regulasi strategis seperti rencana strategis (renstra), Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT), serta aturan organisasi dan tata kerja, semuanya ditetapkan melalui mekanisme MWA. Kehadiran unsur masyarakat dalam MWA juga dinilai memperkaya perspektif pengambilan keputusan.

img_title UGM Lantik 620 Insinyur Baru, Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Profesional

Mekanisme Penjaringan

Ketua Panitia Ad-Hoc, Prof. Dr. Ir. Deendarlianto, S.T., M.Eng., menjelaskan bahwa penjaringan dilakukan untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan MWA. Komposisi MWA terdiri dari unsur menteri, Gubernur DIY, Rektor, tokoh masyarakat, alumni, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

Pendaftaran bakal calon dibuka secara daring melalui laman resmi UGM. Mekanisme online ini diharapkan memudahkan partisipasi masyarakat luas. Untuk unsur dosen, seleksi dilakukan terlebih dahulu di tingkat fakultas sebelum diajukan ke panitia.

Tahapan penjaringan dimulai pada 26 Februari hingga 13 Maret 2026. Seleksi administrasi berlangsung 16–17 Maret, diikuti masa sanggah pada 25–26 Maret. Tes kesehatan dijadwalkan 1–4 April, sementara verifikasi hasil dilakukan 8 April. Seleksi sesuai kategori unsur berlangsung 9–22 April, dan finalisasi komposisi anggota MWA akan ditetapkan dalam Rapat Pleno Senat Akademik pada 30 April 2026.

Halaman Selanjutnya
img_title