UMY Kembangkan Dewikajii.id, Dorong Digitalisasi Desa Wisata Ikan Hias Bantul

Diskusi akademisi UMY digitaliasi Dewikajii.id
Sumber :
  • Dok UMY

BANTUL, VIVA Jogja – Upaya memperkuat desa wisata melalui transformasi digital kembali digerakkan oleh kalangan akademisi. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui dosennya, Muhammad Eko Atmojo, menginisiasi pengembangan platform Dewikajii.id sebagai sarana promosi dan tata kelola digital Desa Wisata Ikan Hias Dewi Kajii yang terletak di Desa Gilangharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul.

img_title Program Makan Bergizi Gratis Dorong Kenaikan Harga Ayam dan Telur

Program pengabdian masyarakat ini resmi diluncurkan dengan tajuk “Dewikajii.id: Pengembangan Wisata Lokal Melalui Pemanfaatan Media Digital untuk Mewujudkan Desa Wisata yang Berdaya”. Kegiatan pendampingan dijadwalkan berlangsung hingga akhir tahun 2026, menandai komitmen UMY dalam mendukung transformasi digital berbasis potensi lokal.

Muhammad Eko Atmojo menjelaskan bahwa pengembangan platform digital ini dilatarbelakangi kebutuhan strategis untuk meningkatkan kapasitas promosi desa wisata. Menurutnya, persaingan industri pariwisata semakin ketat dan terdigitalisasi, sehingga desa wisata harus mampu menampilkan identitasnya secara profesional. “Platform digital bukan sekadar laman informasi, tetapi juga instrumen membangun kepercayaan publik terhadap destinasi wisata. Melalui Dewikajii.id, kami ingin menghadirkan pusat informasi yang kredibel dan mudah diakses,” ujarnya.

img_title Wamen PKP Dorong Penataan Kawasan Bantul Hadapi Urbanisasi, Hunian Vertikal Jadi Salah Satu Solusi

Desa Wisata Dewi Kajii selama ini dikenal dengan potensi unggulan berupa budidaya ikan hias, edukasi lingkungan, serta ekonomi kreatif berbasis komunitas. Namun, pemanfaatan media digital sebelumnya belum maksimal. Dengan adanya Dewikajii.id, identitas digital desa dibangun secara lebih terstruktur, sehingga wisatawan maupun mitra potensial dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai daya tarik, kegiatan, dan peluang kerja sama.

Pelaksanaan program ini melibatkan pengelola desa wisata, pelaku UMKM, serta pemuda setempat. Mereka mengikuti pelatihan dan pendampingan teknis yang mencakup manajemen konten berbasis storytelling destinasi, teknik penulisan artikel promosi, pengelolaan galeri visual, optimalisasi mesin pencari (SEO) dasar, hingga integrasi laman resmi dengan media sosial desa. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan digital masyarakat sekaligus memperkuat partisipasi warga dalam pengelolaan desa wisata.

img_title Optimisme Kerja Menurun, Ketidakpastian Ekonomi Jadi Sorotan

Selain aspek promosi, peserta juga dibekali pemahaman mengenai tata kelola informasi digital yang transparan dan akuntabel. Hal ini penting agar pengelolaan platform dapat berjalan secara mandiri dan berkelanjutan, tidak hanya bergantung pada pendampingan akademisi. Dengan demikian, Dewikajii.id diharapkan menjadi aset digital desa yang terus berkembang seiring dengan kebutuhan masyarakat dan tren pariwisata.

Halaman Selanjutnya
img_title