UMY dan Spirit Kewirausahaan Islami di Era Digital

Alumni UMY dr Andi Nusawarta,
Sumber :
  • Dok UMY

BANTUL, VIVA Jogja - Transformasi pendidikan tinggi kini menjadi keniscayaan di tengah derasnya arus teknologi yang mengubah cara manusia bekerja dan berpikir. Perguruan tinggi tidak lagi cukup hanya mencetak lulusan dengan kemampuan akademik mumpuni, tetapi juga harus melahirkan generasi yang berkarakter, adaptif, dan memiliki jiwa inovatif serta kewirausahaan. Di era Society 5.0, kampus dituntut menjadi ruang yang menyiapkan manusia untuk hidup berdampingan dengan teknologi, bukan sekadar menguasainya.

img_title UMY Mantapkan Langkah Menuju Universitas Entrepreneurial Berbasis Nilai Muhammadiyah

Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang juga Komisaris PT Semen Tonasa, dr. Andi Nusawarta, M.Kes., Sp.OT.SubSp.Sports Injury(K), menegaskan hal tersebut dalam Pidato Milad ke-45 UMY, Sabtu (16/05/2026) di UMY Student Dormitory. Ia menyoroti pentingnya konsep Islamic Entrepreneurial University sebagai arah baru pendidikan tinggi yang mampu menjawab tantangan era digital sekaligus menjaga nilai moral dan spiritual.

Menurut dr. Andi, Society 5.0 adalah fase di mana teknologi dan manusia bekerja bersama untuk menciptakan masyarakat yang cerdas, beradab, dan sejahtera. Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), Big Data, robotik, blockchain, dan cloud computing bukan lagi sekadar istilah futuristik, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari. “Kunci sukses di era ini bukan hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki karakter dan kemampuan beradaptasi untuk memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

img_title UMY Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda Lewat Kolaborasi Nasional

Ia menekankan bahwa teknologi tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman yang menggantikan manusia. Justru, teknologi adalah alat yang membantu manusia menjadi lebih produktif dan kreatif. Dunia medis, misalnya, telah memanfaatkan teknologi untuk operasi jarak jauh antara dokter dan pasien di negara berbeda. Fenomena ini menunjukkan betapa cepatnya perkembangan teknologi dan betapa pentingnya kesiapan sumber daya manusia yang mampu mengimbangi perubahan tersebut.

Melihat realitas itu, dr. Andi menilai perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi yang siap menghadapi era digital. Kampus harus menjadi pusat inovasi dan riset yang melahirkan mahasiswa berjiwa wirausaha. Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja yang membawa solusi bagi masyarakat.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title UMKM DIY Didorong Naik Kelas Lewat Strategi “3 Go”