UGM Gelar Tes Keterampilan Jalur Bibit Unggul Berprestasi, 502 Peserta Tunjukkan Potensi
- Dok Humas UGM
SLEMAN, VIVA Jogja – Universitas Gadjah Mada kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan ruang bagi generasi muda berprestasi melalui penyelenggaraan Tes Keterampilan bagi calon mahasiswa baru jalur Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB). Seleksi ini berlangsung pada Jumat dan Sabtu, 22–23 Mei 2026, dengan melibatkan 502 peserta dari 53 bidang olahraga, seni, dan ilmu pengetahuan serta teknologi. Mereka adalah para calon mahasiswa yang telah lolos tahap awal dan kini berupaya menunjukkan kemampuan terbaik demi meraih kursi di kampus kebanggaan Indonesia tersebut.
PBUB bersama jalur Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM) menjadi salah satu jalur khusus yang setiap tahunnya menerima sekitar 10 persen dari total mahasiswa baru UGM. Jalur ini tidak hanya menilai kemampuan akademik, tetapi juga mengapresiasi pencapaian luar biasa di bidang non-akademik. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni UGM, Dr. Arie Sujito, menegaskan bahwa PBUB adalah bentuk penghargaan terhadap proses panjang yang dilalui anak-anak muda dalam meraih prestasi. “PBUB bukan sekadar jalur masuk perguruan tinggi. Jalur ini merupakan penghargaan terhadap proses perjuangan anak-anak muda Indonesia yang terus mengembangkan potensinya,” ujarnya di GOR Nusantara, Sabtu, 23 Mei 2026.
Arie menekankan bahwa di balik setiap medali, karya, dan kemenangan lomba, terdapat kegigihan, kegagalan, serta ketekunan yang membentuk karakter peserta. UGM, menurutnya, ingin memastikan bahwa perjuangan tersebut mendapat tempat yang layak di dunia pendidikan tinggi.
Direktur Kemahasiswaan UGM, Dr. Hempri Suyatna, turut menyambut para peserta yang telah melalui seleksi panjang PBUB. Ia menegaskan bahwa UGM terus menata sistem pembinaan kemahasiswaan agar lebih terarah dan berkelanjutan. Hempri menilai kualitas mahasiswa tidak hanya diukur dari indeks prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan bekerja sama, memimpin, kepekaan sosial, serta daya tahan menghadapi tantangan. “Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa memiliki ruang untuk terus berkembang, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik,” katanya.
Panitia pelaksana, Ahmad Yuana, menjelaskan bahwa tes keterampilan bidang bola basket diikuti 67 peserta dan dilaksanakan pada Jumat di Leadership Hall MM UGM. Sementara 51 bidang lainnya dengan 437 peserta digelar pada hari Sabtu. Ia menambahkan bahwa tahun ini terdapat peningkatan signifikan jumlah peserta dibanding tahun sebelumnya, dengan hadirnya bidang baru seperti handball, hoki es, ice skating, dansa, dan petanque. Yuan, sapaan akrabnya, menekankan bahwa selama bidang perlombaan diakui oleh induk organisasi resmi, peserta berhak mendaftar meski bidang tersebut belum memiliki Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di UGM. “Ada beberapa bidang yang sebelumnya jarang terdengar di UGM, tapi tetap kami terima jalur tersebut,” jelasnya.