Ketua DPRD Jepara: Edukasi Humanis Efektif Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas
- Vivajogja
VIVAJogja – JEPARA, Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Agus Sutisna, menyatakan dukungannya terhadap ajakan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri untuk mengampanyekan keselamatan berlalu lintas melalui pendekatan yang humanis dan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Dukungan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan “Polantas Menyapa Bersama Kakorlantas Polri” yang digelar di Kopi Klotok Jepara, Sabtu (30/5).
Kegiatan ini diikuti komunitas ojek online (ojol) Jepara dan Komunitas Motor Disabilitas Jepara (KMDJ), serta dihadiri Kapolres Jepara, Dirlantas Polda Jawa Tengah, dan Kakorlantas Polri.
Dalam kesempatan itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa program Polantas Menyapa merupakan implementasi arahan Kapolri agar jajaran kepolisian semakin dekat dengan masyarakat.
Melalui forum yang berlangsung santai dan penuh keakraban tersebut, Polri mengajak pengemudi ojol, komunitas difabel, dan masyarakat umum untuk menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.
Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna menilai pendekatan dialogis yang dilakukan Korlantas Polri merupakan langkah positif dalam membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas.
Menurutnya, keselamatan di jalan raya bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Keselamatan lalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Kami mendukung upaya Korlantas Polri yang mengajak komunitas ojol, penyandang disabilitas, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas. Edukasi dan pendekatan humanis seperti ini sangat penting untuk menekan angka kecelakaan,” ujarnya.
Agus juga mengapresiasi keterlibatan komunitas ojol dan KMDJ dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kelompok masyarakat yang setiap hari beraktivitas di jalan memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan pesan keselamatan kepada masyarakat luas.
Program Polantas Menyapa merupakan bagian dari upaya Polri mempererat hubungan dengan masyarakat melalui komunikasi yang terbuka, persuasif, dan humanis. Kakorlantas Polri juga menekankan pentingnya merangkul komunitas ojol sebagai mitra strategis dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas serta meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, komunitas ojol, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan.