UGM Hadirkan Kelas Profesional MKM untuk Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kesehatan

Kelas Profesional MKM yang dirancang khusus bagi para pekerja dan profesional
Sumber :
  • Doj Humas UGM

img_title Pemda DIY Dorong Budaya K3, Pastikan Hak Dasar Pekerja Terlindungi

SLEMAN, VIVA Jogja - Universitas Gadjah Mada kembali menegaskan perannya sebagai pelopor pendidikan kesehatan masyarakat di Indonesia. Melalui Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK), UGM resmi meluncurkan Kelas Profesional MKM yang dirancang khusus bagi para pekerja dan profesional yang ingin meningkatkan kompetensi tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan mereka. Program ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan pascasarjana sekaligus menjawab kebutuhan tenaga kesehatan masyarakat yang adaptif terhadap tantangan global.

Ketua Program Studi MKM, dr. Riris Andono Ahmad, MPH, PhD, menjelaskan bahwa pada pembukaan perdana ini, Kelas Profesional MKM menghadirkan delapan peminatan, yaitu Epidemiologi, One Health, Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Gizi Kesehatan, International Health, Kesehatan Ibu dan Anak–Kesehatan Reproduksi, serta Perilaku dan Promosi Kesehatan. “Kehadiran berbagai peminatan tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja terhadap tenaga kesehatan masyarakat yang adaptif, kompeten, dan relevan dengan tantangan kesehatan global saat ini,” ujarnya, Jumat (05/06/2026).

img_title UNY Latih Karang Taruna Pacarejo, Semanu, Gunungkidul, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Organisasi Pemuda Desa

Meski ditujukan untuk kalangan profesional, kelas ini tetap menghadirkan pengalaman akademik yang setara dengan kelas reguler. Mahasiswa akan memperoleh pembelajaran komprehensif, mulai dari perkuliahan interaktif hingga pelaksanaan magang sesuai dengan ketentuan masing-masing peminatan. Riris menegaskan bahwa program ini menekankan penguatan kompetensi praktis dan akademik agar lulusan mampu berkontribusi nyata di masyarakat maupun dunia kerja. “Program ini juga tetap menekankan penguatan kompetensi praktis dan akademik agar lulusan mampu berkontribusi secara nyata di masyarakat maupun di dunia kerja,” jelasnya.

Berbeda dengan sistem pembelajaran jarak jauh penuh, Kelas Profesional MKM menerapkan metode blended learning yang terintegrasi. Mahasiswa tetap mengikuti pembelajaran langsung bersama dosen maupun praktisi, namun juga memanfaatkan pertemuan daring interaktif melalui Zoom Meeting atau media serupa. Pendekatan ini memungkinkan diskusi berjalan lebih aktif, personal, dan aplikatif sesuai kebutuhan para profesional. “Pendekatan ini memungkinkan proses diskusi berjalan lebih aktif, personal, dan aplikatif sesuai kebutuhan para profesional,” terangnya.

img_title Tak Hanya Mengabdi, Mahasiswa KKN UIN Gus Dur Buka Akses BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Keagamaan

Selain itu, setiap mahasiswa akan mendapatkan pendampingan intensif dari dosen berpengalaman di bidang kesehatan masyarakat. Para pengajar tidak hanya berasal dari kalangan akademisi, tetapi juga praktisi dengan pengalaman luas di tingkat nasional maupun internasional. Pendekatan mentoring ini diharapkan mampu membantu mahasiswa mengembangkan kapasitas akademik sekaligus profesional secara lebih optimal. Dengan demikian, lulusan Kelas Profesional MKM tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan lapangan.

Halaman Selanjutnya
img_title