Menyeruput Hangatnya Kopi Posong di Antara Manis-Gurihnya Cemplon dan Gamblong
- VIVA Jogja/visit jateng
Temanggung, VIVA Jogja - Bayangkan pagi yang sejuk di lereng Gunung Sindoro, dengan kabut yang perlahan naik dan menyisakan langit biru bersih. Di tengah keindahan alam itu, secangkir kopi mengepul hangat di tangan Anda.
Itulah sensasi tak tergantikan yang ditawarkan oleh Kopi Posong — minuman khas Temanggung yang kini menjadi primadona para pencinta kopi dan petualang rasa.
1. Asal Usul Kopi dari Lereng Gunung Sumbing
Kopi Posong berasal dari Desa Tlahab, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Lokasinya berada di kawasan wisata Posong, di lereng barat Gunung Sumbing dengan ketinggian sekitar 1.400–1.700 mdpl. Iklim sejuk dan tanah vulkanik subur membuat kopi dari wilayah ini memiliki kualitas premium.
2. Aroma Temanggung yang Khas: Temu antara Temanggung dan Tembakau
Ciri khas Kopi Posong adalah aroma tembakau yang lembut, hasil dari tanaman kopi yang tumbuh berdampingan dengan kebun tembakau khas Temanggung. Ini menciptakan profil rasa unik, yang sering dicari para penikmat kopi specialty.
3. Jenis Kopi: Arabika dan Robusta Unggulan
Di kawasan Posong, petani menanam dua varietas utama: Arabika dan Robusta. Arabika Posong dikenal dengan keasaman ringan, body sedang, dan aftertaste manis seperti cokelat dan rempah. Sementara Robusta-nya memiliki kekuatan rasa yang pekat dan pahit elegan.
4. Proses Pasca-Panen yang Teliti
Kopi Posong diproses secara semi-washed dan natural, tergantung permintaan pasar dan musim. Beberapa produsen bahkan mulai menerapkan fermentasi anaerobik untuk menonjolkan kompleksitas rasa.
Semua proses dilakukan oleh tangan-tangan petani lokal yang terampil dan menjaga kualitas secara konsisten.
5. Wisata Kopi
Berkunjung ke Posong bukan hanya soal menikmati pemandangan Gunung Sumbing dan Sindoro.Pengunjung bisa ikut dalam tour kebun kopi, melihat proses sangrai tradisional, hingga ikut cupping session bersama barista lokal.
Sembari itu, nikmati secangkir Kopi Posong dengan udara pegunungan yang segar. Namun bukan hanya kopinya yang istimewa. Di Posong, Anda bisa menikmati kopi ditemani dua camilan tradisional yang menggoda lidah: cemplon dan gamblong.
Kedua camilan ini bukan sekadar teman ngopi, tetapi juga warisan rasa dari masyarakat lokal yang kaya budaya.