Lentog Tanjung: Warisan Rasa dari Desa Religius di Jantung Kudus

Lentog Tanjung khas Kudus
Sumber :
  • VIVA Jogja/cookpad

Kudus, VIVA Jogja - Di antara hiruk-pikuk kota Kudus yang modern, terdapat sebuah kuliner tradisional yang tetap setia pada kesederhanaannya.

img_title Congrat ! 36 Pebulutangkis Muda Indonesia Raih Super Tiket ke Babak Karantina di PB Djarum Kudus

Namanya Lentog Tanjung—sepiring sajian khas yang tak hanya menggoyang lidah, tetapi juga menyimpan sejarah panjang tentang religiusitas, kebersamaan, dan identitas lokal.

Asal usul Lentog Tanjung bermula dari Desa Tanjung, Kecamatan Jekulo, yang dikenal sebagai desa religius dan pusat kegiatan santri. Pada awal abad ke-20, warga desa ini mulai berdagang makanan di sekitar masjid dan tempat-tempat pengajian.

img_title Kisah Farnas Rozan di Audisi PB Djarum 2026: Empat Kali Mencoba demi Mimpi dan Orang Tua

Mereka menyajikan makanan hangat untuk para jamaah dan santri yang baru selesai beribadah subuh. Maka, terciptalah sajian yang praktis, mengenyangkan, dan murah: lontong dipotong-potong, disiram sayur lodeh nangka muda, dan dilengkapi dengan sambal tempe khas yang pedas-gurih.

Hingga kini, warisan itu tetap hidup. Di pagi hari, deretan penjual Lentog Tanjung di Pasar Tanjung dan sekitarnya menjadi tujuan utama warga lokal maupun wisatawan.

img_title Pertumbuhan 10,56% Sektor Kuliner DIY, ESB Tawarkan Solusi Digital di JIFHEX 2026

Aroma santan berpadu rempah menyambut setiap pengunjung yang ingin mencicipi kehangatan Kudus dalam sebuah piring. Yang membuat Lentog Tanjung istimewa bukan hanya rasanya, tetapi juga nilai yang dibawanya: kesederhanaan dalam keberkahan.

Tak heran, Lentog Tanjung kini menjadi salah satu ikon kuliner yang selalu dicari oleh para perantau ketika pulang kampung, seolah mengingatkan mereka pada suasana pagi yang damai dan penuh doa.

Proses pembuatan Lentog Tanjung, ada 3 tahap, yakni membuat lontong, sayur nangka dan sambal.

1. Membuat Lontong: Cuci beras hingga bersih, masukkan ke plastik (isi 1/3 saja). Rebus dalam air selama 2–3 jam hingga padat, angkat dan tiriskan.

2. Membuat Sayur Nangka: Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan daun salam dan serai. Tambahkan nangka muda yang sudah direbus. Tuang air dan masak hingga bumbu meresap. Masukkan santan, aduk terus agar tidak pecah, masak hingga mendidih dan matang.

3. Sambal: Ulek cabai rawit yang sudah direbus dengan sedikit garam hingga halus.

Penyajian: Iris lontong di piring. Tuang sayur nangka dan kuah santan. Tambahkan tempe goreng/bacem. Siram sambal sesuai selera. Taburi bawang goreng jika suka.

Halaman Selanjutnya
img_title