Wirausaha Muda UMY ciptakan Omzet Jutaan dari Cimol

Wirausaha Muda UMY
Sumber :
  • Humas UMY

YOGYAKARTA, VIVA Jogja – Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rizal Diaz Al-Ishlah, CEO Cheezy Mol. Rizal membuka stan usahanya dalam gelaran Entrepreneur Day yang berlangsung pada 18–19 Juni 2025, membuktikan kalau generasi muda tidak lagi hanya menjadi penonton dalam dunia bisnis, melainkan turut aktif menciptakan peluang dan membangun usaha mereka sendiri. Melalui pengalaman langsung dalam berwirausaha, para entrepreneur muda dapat belajar menghadapi tantangan nyata sekaligus mengasah kreativitas serta kemampuan kerja sama dalam menciptakan peluang bisnis yang relevan.

img_title Pelantikan Pejabat Pemkot Yogya di Sungai Winongo: Simbol Empati dan Kepedulian Lingkungan

Bersama empat rekannya, Rizal memilih untuk menjual produk cimol keju, jajanan populer yang tengah digemari masyarakat. Ide usaha ini muncul dari hasil pengamatan terhadap tren pasar, dengan menerapkan strategi "amati, tiru, dan modifikasi" agar dapat menghadirkan produk yang unik dan menarik bagi konsumen.

“Dalam memilih jenis usaha, kami melihat tren yang sedang berkembang di masyarakat. Tujuannya agar produk yang ditawarkan sesuai dengan preferensi calon konsumen, sehingga mampu memenuhi permintaan pasar secara tepat sasaran,” ujar Rizal saat diwawancarai pada Kamis (19/06/2025) di Gedung AR Fachruddin A, Lantai Dasar UMY.

img_title UGM, Bio Farma, dan Sinovac Perkuat Kolaborasi Riset Vaksin untuk Indonesia

Usaha Cheezy Mol telah dirintis sejak sebulan sebelum kegiatan Entrepreneur Day. Selama periode tersebut, tim Cheezy Mol secara aktif menjalankan sistem pre-order setiap dua minggu dan membuka stan di sekitar Kampus Muda Mendunia UMY untuk menjangkau pelanggan secara langsung.

“Kami menerapkan strategi pemasaran visual, mulai dari penggunaan banner yang menarik, penyajian produk yang eye-catching, hingga penataan stan agar mampu menarik perhatian pengunjung,” tambahnya.

img_title Kasus Amsal Sitepu dan Bayang-Bayang Kriminalisasi Industri Kreatif

Selain itu, Cheezy Mol juga memanfaatkan strategi digital marketing serta word of mouth (WOM) untuk memperluas jangkauan pasar. Strategi WOM ini mengandalkan rekomendasi dan pengalaman positif pelanggan sebagai media promosi yang efektif dalam membangun kepercayaan terhadap produk. Strategi tersebut membuahkan hasil. Selama dua hari pelaksanaan, Cheezy Mol berhasil mencatat omzet sebesar tiga juta rupiah.

Namun, Rizal tak menampik adanya tantangan dalam proses operasional, terutama dalam menjaga kualitas produk. “Tingginya permintaan cimol keju menjadi tantangan tersendiri karena proses produksinya cukup rumit. Jika takaran atau teknik memasak tidak tepat, kualitas produk bisa menurun. Untuk menjaga konsistensi, kami beberapa kali harus membuat ulang, yang tentu memakan waktu cukup lama,” jelas Rizal.

Halaman Selanjutnya
img_title