Jogja Fashion Trend 2025: Perayaan Trend Mode dalam bingkai Cultural Fusion

Parade menswear di Jogja Fashion Trend 2025
Sumber :
  • jogja.viva.co.id/Fuska Sani Evani

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Gelaran Jogja Fashion Trend (JFT) 2025 yang berlangsung pada 11–13 Juli di Imperial Ballroom The Rich Jogja Hotel menjadi ajang perayaan desain-desain fashion modern dan budaya.

img_title Inflasi DIY Juni 2026 Terkendali, Transportasi Jadi Pemicu Utama

Dengan mengusung tema Cultural Fusion, sebuah apresiasi terhadap warisan budaya lokal yang dipadukan dengan semangat kontemporer,  JFT 2025 diselenggarakan oleh Yayasan Fashion Jogja Istimewa dengan Project Director JFT 2025 Afif Syakur dan Creative Director JFT 2025 Phillip Iswardono JFT 2025 serta dinahkodai Event organizer Asmat Pro, dengan koreografer Nyudi Dwijo Susilo dan Chico Bachtiar.

Menghadirkan 81 desainer nasional dan 22 desainer binaan Bank Indonesia DIY, dengan Guest Designer Hayden Ng (Ketua Asosiasi Desainer ASEAN, Singapura) perhelatan ini juga mendapat dukungan penuh dari BPD DIY, Bank Indonesia DIY, dan Dinas Pariwisata DIY.                         

img_title Dua Dekade Berkarya, Phillip Iswardono Angkat Wastra Nusantara dalam Pergelaran Seni dan Mode di Yogyakarta

Menurut Project Director Afif Syakur, tema ini mencerminkan transformasi nilai tradisi menjadi ekspresi mode yang relevan dan berani di era modern. “Kami ingin menghadirkan panggung mode yang bukan hanya indah secara visual, tetapi juga bermakna secara kultural. Jogja adalah tempat yang tepat menjembatani nilai tradisi dengan semangat kontemporer,” Afif Syakur

Sementara, Direktur Kepatuhan Bank BPD DIY Dian Ari Ani SE MN dalam sambutan penutupan JFT 2025, Minggu (13/7/2025) mengatakan, sebagai mitra strategis penyelenggaraan Jogja Fashion Trend 2025, Bank BPD DIY merasa bangga dapat turut berperan dalam perhelatan fashion tahunan ini,

img_title Bank Indonesia DIY Jaga Kelancaran Uang Kartal Ramadan dan Idulfitri 2026

"Jogja Fashion Trend bukan sekadar ajang pertunjukan busana, tetapi merupakan ruang penting untuk merayakan kreativitas, memperkuat identitas budaya, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif lokal. Kami meyakini bahwa fashion bukan sekadar soal tren, tetapi juga soal identitas, keberlanjutan, dan ketahanan ekonomi," ujar Dian.

Penutupan acara ada seminar Kolaborasi Stakeholder dalam Program Inkubasi Bisnis bagi Fashion Designer. Pembicara: Kepala Tim Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah BI DIY Dian Wening Triastuti, Konsultan PLUT KUMKM DIY Bidang SDM Wahyu Tri Atmojo SPd, Pemimpin Desk Kredit Mikro dan Konsumer Bank BPD DIY Fera Mia Rosa SE MM. Moderator Adam Syadani Sutisna, Pincam Sewon BPD DIY.

Halaman Selanjutnya
img_title