Aqilla Abdurrahman Jundiy: Anak Muda di Balik PAW Studio Indonesia yang Bikin Bangga
- Dok Pribadi
VIVA Jogja - Kisahnya, nggak cuma soal bisnis tapi juga perjuangan hidup, dia adalah Aqilla Abdurrahman Jundiy, biasa dipanggil Aqeel. Lahir di Salatiga, 18 Januari 2002. Ia adalah otak kreatif sekaligus founder dari PAW Studio Indonesia, sebuah brand yang menggabungkan seni dan kecintaan pada hewan peliharaan.
Semasa kecil, Aqeel sempat tinggal di Bangkok Thailand hingga tahun 2011, karena ayahnya Risdiyono, ST, Dr.Eng, M.Eng, mendapatkan beasiswa pemerintah. Di institusi tersebut, ada program diskon khusus untuk mahasiswa seperti ayahnya yang memungkinkan Aqeel untuk bersekolah di sekolah internasional terkemuka di Bangkok.
Hidupnya bisa dibilang lumayan nyaman waktu itu, apalagi sempat bersekolah di sekolah internasional yang cukup berkelas. Namun semuanya berubah ketika bencana banjir besar menerjang Bangkok tahun 2011. Keluarganya harus pulang ke Indonesia dan memulai semuanya dari nol lagi.
Untungnya, Aqeel punya support system yang luar biasa dari kedua orang tuanya, terutama sang ibu, Luluk Kurnianingsih, yang selalu ada buat Aqeel, yang membuatnya tumbuh menjadi sosok yang tangguh dan gigih. Bahkan sejak remaja, Aqeel sudah mulai akrab dengan dunia kreatif. Dia sudah belajar menjadi editor video dan desainer grafis, dan meng-eksplor diri dengan kerja secara freelance di Upwork. Nggak cuma itu, dia juga sempat gabung sama tim esports seperti Recca dan Team nxl>. Dari sana, skill-nya terasah.
Kelahiran PAW Studio, sebuah karya seni dan cinta hewan, awalnya sesuatu yang simple. Mengubah foto hewan peliharaan jadi karya seni unik dan personal. Namun dari ide sederhana itu, lahir brand dengan cabang internasional. Beberapa partner luar negerinya antara lain, The Puppy Poster, Designer Pet Portraits, Pets Portrait (Belanda), dan Next Gen Paws (Australia).
Sebelum itu, Aqeel juga sempat mendirikan Elkiya Digital Agency. Sekarang Elkiya jalan sendiri bareng co-founder-nya, sementara Aqeel fokus membesarkan PAW Studio.
Di bawah kepemimpinannya, PAW Studio nggak cuma soal jualan karya seni. Aqeel juga membantu banyak artis lokal yang punya skill menggambar namun kesulitan menciptakan brand, jual karya, atau berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Mereka difasilitasi untuk berkembang, belajar, dan dikenal dunia. PAW Studio, menjadi jembatan untuk seniman lokal.