Yogya Criterium League: Sport Tourism Baru di Kota Pelajar

Walikota Yogya, Hasto Wardoyo dukung Sport Tourism
Sumber :
  • Dok Humas Pemkot Yogya

VIVA Jogja -  Pemerintah Kota Yogyakarta menegaskan dukungannya terhadap pengembangan sport tourism melalui penyelenggaraan Yogya Criterium League, ajang balap sepeda tingkat kota yang untuk pertama kalinya digelar di jantung Kota Yogyakarta.

img_title Semarak Kebersamaan Lansia dan PAUD Mantrijeron Jadi Wadah Pelayanan Publik

Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, bersama Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kota Yogyakarta, mengikuti kegiatan gowes sosialisasi pada Minggu (20/12/2025) lalu.

Rombongan berangkat pukul 06.30 WIB dari Rumah Dinas Walikota, melintasi Jalan Sultan Agung, Perempatan Gondomanan, kawasan Alun-alun Utara, hingga Jembatan Kewek Kotabaru, dan berakhir di Kopi Nako Kotabaru.

img_title Pemkot Yogyakarta Dorong Penguatan Potensi Kelurahan untuk Ungkit Ekonomi Lokal

Dalam kesempatan itu, Hasto menegaskan bahwa Yogya Criterium League bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan bagian dari strategi besar menjadikan Yogyakarta sebagai destinasi sport tourism. “Selama ini kita hanya ikut kejurkot di kabupaten lain. Kali ini Kota Yogyakarta menggelar sendiri. Mimpi besar kita adalah menjadikan event seperti ini sebagai bagian dari sport tourism,” ujarnya.

Ajang Pertama di Kota Yogya

img_title Job Fair Kota Yogyakarta 2026: Ribuan Lowongan Kerja dan Komitmen Dunia Usaha Inklusif

Yogya Criterium League akan mempertandingkan berbagai kelas, mulai dari road bike kategori pra youth, youth, dan junior, hingga fixie dengan kelas junior, senior, serta women open. Event utama dijadwalkan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, dengan rangkaian lomba dari pukul 06.00 hingga 19.00 WIB.

Antusiasme peserta dinilai sangat tinggi. Hingga pertengahan Desember, jumlah pendaftar telah menembus 200 orang, meski pendaftaran baru dibuka. Panitia menargetkan total peserta mencapai 300 atlet dari berbagai komunitas sepeda di DIY dan Jawa Tengah.

Menurut Hasto, ajang ini memiliki dampak ganda. Selain menjadi wadah pembinaan atlet muda, event juga berfungsi sebagai penunjang sektor pariwisata dan persiapan menuju Korda 2027. “Pemerintah kota harus mendukung, sponsor juga harus kita gerakkan. Gotong royong itu kunci. Kalau kita rajin mengadakan event kecil dan menabung kekuatan, saya percaya kita bisa,” katanya.

Ketua Umum ISSI Kota Yogyakarta, Danang Samsurizal, menambahkan bahwa Yogya Criterium League bertujuan mencari dan membina bibit pesepeda potensial. “Kami mengundang Wali Kota, stakeholder, kepala OPD, pengusaha, komunitas, hingga masyarakat umum. Sambutannya sangat baik dan kuota peserta hampir penuh,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title