Rebung, Superfood Lokal yang Mulai Dilirik Dunia Kesehatan

Bambu muda atau Rebung
Sumber :
  • Istimewa

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Rebung atau tunas bambu muda kini tak hanya dikenal sebagai bahan masakan tradisional, tetapi mulai mendapat perhatian serius dari kalangan kesehatan sebagai superfood lokal. Kandungan gizinya yang kaya serat, rendah kalori, serta memiliki indeks glikemik rendah membuat rebung dinilai aman dikonsumsi penderita diabetes maupun obesitas.

img_title RI Rencanakan Pembangunan PLTN, UGM Siap Dukung dari Sisi SDM

Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, Prof Agung Endro Nugroho, menjelaskan bahwa serat tinggi dalam rebung mampu menghambat penyerapan gula sekaligus menurunkan kadar kolesterol. “Serat tinggi dalam rebung mampu menghambat penyerapan gula dan membantu menurunkan kadar kolesterol,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).

Selain makronutrien, rebung juga mengandung mikronutrien penting seperti kalium, magnesium, vitamin B, dan vitamin C. Penelitian menunjukkan adanya senyawa fenolik, flavonoid, serta fitosterol yang berperan sebagai antioksidan dan antiinflamasi. Kandungan ini diyakini dapat membantu mencegah penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung.

img_title Mayoritas Pekerja Indonesia Masih Informal, Ekonom UGM Dorong Perlindungan Ketenagakerjaan

Indonesia sebagai salah satu negara dengan sumber bambu melimpah memiliki peluang besar menjadikan rebung sebagai komoditas unggulan. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa luas hutan bambu di Indonesia mencapai lebih dari 2 juta hektare, dengan produksi rebung yang berlimpah di daerah Jawa, Sumatra, dan Kalimantan. Jika diolah dengan baik, rebung bukan hanya berfungsi sebagai pangan sehat, tetapi juga dapat meningkatkan nilai ekonomi lokal melalui industri kuliner, pangan olahan, hingga ekspor.

Prof. Agung menekankan bahwa kunci utama pengembangan rebung sebagai superfood adalah pengolahan yang tepat dan edukasi masyarakat. “Kuncinya adalah pengolahan yang benar dan edukasi masyarakat. Rebung bisa menjadi pangan fungsional yang mendukung kesehatan sekaligus membuka peluang ekonomi,” tambahnya.

img_title Trauma Kompleks pada Dewasa Muda: Saat Rumah Tak Lagi Menjadi Ruang Aman

Cara Pengolahan Aman

Meski kaya manfaat, rebung tidak bisa dikonsumsi mentah. Kandungan glikosida sianogenik di dalamnya dapat menghasilkan hidrogen sianida yang berbahaya. Namun, zat ini dapat hilang dengan perebusan selama 10–15 menit. “Air rebusannya harus dibuang agar aman dikonsumsi,” jelas Agung.

Di sejumlah daerah, rebung sudah lama diolah menjadi berbagai hidangan populer seperti lumpia Semarang, sayur lodeh rebung, hingga tumis rebung pedas. Kini, sejumlah pelaku usaha kuliner mulai mengembangkan produk olahan modern berbasis rebung, seperti keripik rebung, mie rebung, hingga minuman fermentasi rebung yang diklaim memiliki manfaat probiotik.

Halaman Selanjutnya
img_title