Bidik Wisatawan Mancanegara, Bali Wellness and Beauty Expo 2026 Mulai Roadshow dari Jawa Tengah
- Viva Jogja
SEMARANG, VIVA Jogja — Upaya menarik wisatawan mancanegara melalui sektor wellness dan kecantikan terus diperkuat menjelang pelaksanaan The Second Bali Wellness and Beauty Expo 2026.
Sebagai bagian dari strategi promosi nasional, Bali Wellness and Beauty (BWB) Expo menggelar kegiatan market sounding di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Semarang menjadi kota ketiga yang disambangi dalam rangkaian tersebut setelah Solo dan Yogyakarta.
Pemilihan Semarang dinilai strategis karena Jawa Tengah memiliki ekosistem industri wellness dan beauty yang tumbuh pesat, terutama yang berbasis herbal dan jamu tradisional.
The Second Bali Wellness and Beauty Expo 2026 dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 6 Juni 2026 di Bali Beach Convention Center, Kawasan Ekonomi Khusus The Sanur, Bali.
Ajang berskala internasional ini ditargetkan menjadi titik temu pelaku industri wellness dan kecantikan dari berbagai negara sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta industri wellness global.
Managing Director BWB Expo, Dr. Diah Permana, mengatakan market sounding dilakukan untuk memperkenalkan konsep acara serta membuka peluang bisnis dan kolaborasi lintas sektor.
“Kegiatan ini bertujuan membuka wawasan pelaku industri, asosiasi, pemilik merek, distributor, praktisi, hingga UMKM tentang potensi bisnis dan kolaborasi melalui BWB Expo 2026,” ujar Diah saat ditemui di Hotel Novotel Semarang, Kamis 5 Februari 2026.
Menurut Diah, Jawa Tengah memiliki peran strategis dalam pengembangan industri wellness nasional karena kekuatan produk berbasis kearifan lokal.
“Kami memulai dari Solo, kemudian Yogyakarta, dan sekarang Semarang karena tiga kota ini merepresentasikan potensi besar Jawa Tengah,” jelasnya.
Ia menilai potensi industri wellness di wilayah ini cukup kuat sehingga roadshow sementara diakhiri di Semarang.
“Untuk sementara kami akhiri di sini karena potensinya memang sangat besar,” ujarnya.
Lebih jauh, Diah menegaskan bahwa BWB Expo tidak hanya menyasar pelaku industri, tetapi juga mendorong keterlibatan seluruh unsur pentahelix.
Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat disebut menjadi kunci membangun ekosistem wellness dan kecantikan yang berkelanjutan.
“Ekosistem wellness tidak bisa berdiri sendiri, semua pihak harus bergerak bersama,” katanya.