Nasi Tiplek Hargotirto: Kuliner Tradisional Kulonprogo yang Jadi Daya Tarik Wisata
- Istimewa
VIVA Jogja - Di tengah geliat pariwisata Kulonprogo, Desa Wisata Hargotirto, Kapanewon Kokap, menghadirkan pesona kuliner tradisional yang tak lekang oleh waktu: Nasi Tiplek. Hidangan sederhana ini bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari identitas budaya masyarakat pedesaan yang diwariskan turun-temurun hingga generasi ketiga.
Sejarah nasi tiplek berawal dari kebiasaan para petani yang membutuhkan bekal praktis saat bekerja di ladang. Dibungkus daun pisang dan dikukus dengan kayu bakar, nasi tiplek mampu bertahan lama sekaligus menghadirkan aroma asap alami yang khas. Nama “tiplek” sendiri berasal dari proses pembuatannya, yakni “di plek-plek” atau ditekan dan dibungkus rapi sebelum dikukus. Proses tradisional ini menjadikan nasi tiplek memiliki cita rasa autentik yang sulit ditemukan pada kuliner modern.
Kini, nasi tiplek menjadi salah satu daya tarik wisata kuliner di Desa Wisata Hargotirto. Wisatawan yang berkunjung tidak hanya menikmati panorama alam perbukitan Kokap, tetapi juga dapat merasakan kehangatan kuliner khas desa. Menurut data Dinas Pariwisata Kulonprogo, jumlah kunjungan ke desa wisata di wilayah Kokap meningkat 12 persen pada tahun 2025, dengan kuliner tradisional menjadi salah satu faktor penarik utama.
Nasi tiplek biasanya disajikan dengan lauk sederhana seperti sayur lodeh, tempe goreng, atau sambal bawang. Meski sederhana, kombinasi rasa gurih dan aroma daun pisang membuat hidangan ini selalu meninggalkan kesan mendalam. Bagi wisatawan, mencicipi nasi tiplek seakan membawa mereka kembali ke suasana pedesaan yang hangat dan penuh kebersamaan.
Bayu, salah satu pengelola Desa Wisata Hargotirto, menjelaskan bahwa keberadaan nasi tiplek menjadi bagian penting dalam paket wisata desa. “Wisatawan tidak hanya datang untuk melihat alam, tetapi juga ingin merasakan kehidupan masyarakat. Nasi tiplek adalah simbol kebersahajaan sekaligus daya tarik kuliner yang membuat orang rindu untuk kembali,” ujarnya.
Selain nasi tiplek, Desa Wisata Hargotirto juga menawarkan berbagai aktivitas wisata berbasis masyarakat, seperti trekking perbukitan, belajar membatik, hingga mengikuti kegiatan pertanian. Dengan konsep wisata terpadu, desa ini berupaya menghadirkan pengalaman lengkap bagi wisatawan yang ingin mengenal budaya lokal Kulonprogo.