Surga Kuliner Kulon Progo: Dari Geblek Legendaris hingga Dawet Sambel yang Bikin Penasaran

Geblek & Tempe Besengek
Sumber :
  • VIVA Jogja/jogjaprov.go.id

VIVA Jogja - Di balik perbukitan Menoreh dan tenangnya Sungai Progo, tersimpan kekayaan kuliner tradisional yang menggoda lidah sekaligus membangkitkan kenangan masa silam.

img_title Mie Lethek Yu Murti, Inovasi Kuliner Bantul yang Menjaga Tradisi

Kulon Progo bukan hanya dikenal sebagai destinasi alam, tetapi juga sebagai tanah lahirnya cita rasa autentik yang kini semakin diburu wisatawan. Salah satu ikon kuliner yang wajib dicoba adalah geblek dan tempe besengek.

Geblek, gorengan putih kenyal dari tepung tapioka dan bawang putih, memiliki rasa gurih ringan yang khas. Keistimewaannya semakin terasa saat disantap bersama tempe besengek, yakni tempe yang dimasak dalam santan kental dengan rempah seperti lengkuas, ketumbar, dan daun salam.

img_title Kolam Hijau Tosca di Kulon Progo Ini Bikin Wisatawan Susah Move On, Tiketnya Cuma Rp10 Ribu!

Perpaduan keduanya menjadi duet legendaris yang tak terpisahkan. Menu ini mudah ditemukan di Pasar Wates, Pasar Sentolo, serta warung tradisional di wilayah Pengasih dan Nanggulan. Tak kalah menarik, ada growol dan kethak yang kini kembali viral.

Growol dan Kethak

Photo :
  • VIVA Jogja/jogjaprov.go.id

img_title Garang Asem Kendil Obong Salatiga, Kuliner Tradisional yang Bikin Lidah ‘Terbakar’

Growol merupakan singkong fermentasi yang diiris dan disajikan dengan kelapa parut, menghadirkan rasa asam-gurih unik. Biasanya dipadukan dengan kethak, tempe semangit goreng kering berbumbu manis pedas. Keduanya menjadi menu sarapan khas ndeso yang mulai langka, namun kini kembali digemari wisatawan.

Kulon Progo juga punya sajian ekstrem bernama dawet sambel. Berbeda dari dawet manis pada umumnya, minuman ini justru disajikan dengan kuah sambal bawang pedas. Terbuat dari cendol kenyal dan siraman cabai, bawang putih, serta sedikit asam jawa, sensasinya gurih, pedas, sekaligus segar.

Dawet Sambel

Photo :
  • VIVA Jogja/jogjaprov.go.id

Menu unik ini bisa dicoba di Dusun Pripih, Kalibawang, serta beberapa event kuliner lokal. Selain itu, ada wandene Mbah Sri Manthe, warisan dapur desa yang semakin dicari. Hidangan ini berupa sayur santan sederhana yang disajikan dengan ikan wader goreng renyah.

Suasananya yang hangat dan autentik membuat pengunjung seolah pulang ke kampung halaman. Bagi pencinta olahan ikan, mangut beong juga wajib dicoba. Ikan beong khas Sungai Progo dimasak dengan santan pedas beraroma rempah kuat.

Wandene

Photo :
  • VIVA Jogja/jogjaprov.go.id

Dagingnya lembut dan gurih, cocok disantap dengan nasi panas. Hidangan ini banyak dijumpai di wilayah Kalibawang, terutama dekat kawasan ziarah seperti Makam Nyi Ageng Serang.

Halaman Selanjutnya
img_title