5 Tips Cara Menulis Novel untuk Pemula hingga Siap Dikirim ke Penerbit
- Istimewa
VIVA Jogja - Menulis novel sering kali terdengar seperti pekerjaan besar yang hanya bisa dilakukan oleh penulis berpengalaman. Padahal, banyak penulis terkenal memulai perjalanan mereka dari nol, hanya dengan sebuah ide sederhana dan keberanian untuk menuliskannya.
Bagi pemula, proses menulis novel memang bisa terasa membingungkan. Mulai dari mencari ide cerita, menyusun alur, membangun karakter, hingga akhirnya menyelesaikan naskah dan mengirimkannya ke penerbit.
Namun, jika proses tersebut dilakukan secara bertahap dan terstruktur, menulis novel menjadi mudah dan menggembirakan. Dan bagaimanakan cara menulis novel untuk pemula hingga siap diterbitkan?
Pertama, tentunya temukan ide novel yang menarik, karena tiap novel selalu dimulai dari sebuah ide. Ide ini bisa datang dari mana saja. Misalnya dari pengalaman pribadi, kisah orang lain, berita, film, bahkan mimpi.
Banyak penulis pemula sering merasa kesulitan karena menganggap ide harus sangat unik dan luar biasa. Padahal, ide sederhana pun bisa menjadi novel menarik jika dikembangkan dengan baik. adapun beberapa cara menemukan ide novel antara lain, mengamati kehidupan sekitar. Tidak perlu pusing memikirkan ide yang terlalu jauh, terlalu ilmiah atau terlalu bombastis. Kamu cukup mengamati kehidupan sekelilingmu saja. Contohnya mengangkat ide dari cerita sehari-hari, yang justru seringkali menyimpan konflik yang menarik untuk diangkat. Misalnya kisah persahabatan, keluarga, atau perjuangan hidup seseorang.
Selanjutnya, mengembangkan pertanyaan “Bagaimana Jika?”. Cara kedua, kamu bisa memancing diri sendiri dengan bertanya dengan “bagaimana jika?”, sebagai contoh; bagaimana jika seseorang bisa mengingat kehidupan masa lalunya? Bagaimana jika sebuah desa menyimpan rahasia besar?
Pertanyaan seperti ini sering menjadi titik awal cerita yang kuat. Dan ini menjadi ide cerita yang lebih hidup.
Menulis dari Pengalaman Pribadi
Banyak novel populer yang lahir dari pengalaman nyata sang penulis. Di sinilah rahasianya kenapa novel dari kisah nyata lebih BOOM! Salah satu alasannya karena novel ditulis menggunakan emosi. Emosi inilah yang menjadikan novel terasa hidup ketika dibaca oleh orang lain.
Ide biasanya muncul secara abstrak, spontan. Jadi, segera catat ide yang terlintas. Catat seadanya! Jangan menunggu ide sempurna karena ide bisa berkembang selama proses menulis.