Gaya Baru Pisah Sambut Camat Jepara, Rekreasi Jadi Media Penguat Soliditas

Camat Se-Jepara Saat Pisah Sambut di Pemalang
Sumber :
  • Camat Tahunan Mu'adz

JEPARA, VivaJogja – Alih-alih seremoni formal yang kaku, pisah sambut camat di Kabupaten Jepara justru dikemas dalam format yang lebih cair: liburan bersama. Bertempat di Pemalang, agenda ini menjadi kombinasi antara rekreasi dan penguatan jejaring antar pimpinan wilayah, Sabtu (18/04).

img_title Polres Jepara Bongkar 20 Kasus Narkoba, Sita 177,5 Gram Sabu dan 10 Pil Ekstasi

Kegiatan ini menandai pelepasan Camat Donorojo, Widiyantoro, yang memasuki masa purna tugas, serta Camat Pecangaan, S. Karnanejeng, yang mendapat penugasan baru sebagai Kepala Bagian Pemerintahan Setda. Keduanya dilepas dengan apresiasi atas kontribusi selama menjabat.

Di sisi lain, estafet kepemimpinan turut diperkenalkan melalui kehadiran Hermawan Oktavianto sebagai Camat Kembang dan Yeni Yahya sebagai Camat Pecangaan. Pergantian ini diharapkan berjalan mulus tanpa “gesekan administratif”—karena komunikasi sudah dipupuk sejak awal, bahkan sebelum resmi bekerja.

img_title Pantang Menyerah, Daffa Pelukis Muda Difabel Asal Jepara Siap Harumkan Nama Daerah Lewat Lomba Polri

Rangkaian kegiatan diawali dengan perjalanan menuju Pemalang untuk mengikuti rafting, dilanjutkan kunjungan ke Bukit Tangkeban dan Taman Langit. Format kegiatan yang tidak formal ini terbukti lebih efektif mencairkan suasana sekaligus memperkuat soliditas.

Dalam pernyataannya, camat yang dilepas menekankan pentingnya menjaga komunikasi lintas generasi camat.

img_title Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Kaligede Jepara, Polisi Lakukan Penyelidikan

“Terima kasih atas kebersamaannya. Kita pernah tergabung dalam Paguyuban Ndoro Sten yang sangat kompak. Harapannya komunikasi dan silaturahmi tetap terjaga, termasuk dengan para mantan camat dalam wadah alumni,” ujarnya.

Sementara itu, camat yang baru mengedepankan pendekatan adaptif.

“Mohon izin, kulo nuwun kepada para senior camat. Kami mohon bimbingan dan kerja samanya, serta terima kasih telah diterima dalam Paguyuban Ndoro Sten,” ungkapnya.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa transisi jabatan tidak harus selalu berlangsung formal dan kaku. Kadang, arung jeram justru lebih efektif daripada ruang rapat—karena yang dibangun bukan hanya struktur, tapi juga rasa.