Benteng Portugis Dipoles Jadi Destinasi Wisata Edukatif
- Vivajogja
JEPARA, VivaJogja – Pemerintah Kabupaten Jepara terus mendorong promosi destinasi wisata daerah melalui program eduwisata di kawasan Benteng Portugis, Jumat (8/5).
Ribuan siswa dan guru dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti apel pengenalan eduwisata yang digelar di kawasan wisata bersejarah tersebut.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali daya tarik Benteng Portugis sebagai salah satu destinasi unggulan di Jepara.
Apel dipimpin Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jepara Ali Hidayat.
Rangkaian kegiatan diisi dengan senam bersama, aksi bersih pantai, hingga tur wisata sejarah mengelilingi kawasan benteng peninggalan masa kolonial tersebut.
Kepala Disparbud Jepara, Ali Hidayat, mengatakan Benteng Portugis kini terus dibenahi agar kembali menjadi tujuan wisata favorit masyarakat.
“Benteng Portugis memiliki potensi wisata yang lengkap. Tidak hanya wisata sejarah, tetapi juga wisata alam, religi, dan aktivitas keluarga,” ujarnya.
Menurutnya, kawasan wisata tersebut kini dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, mulai area outbound, lokasi berkemah, kolam renang, hingga penginapan bagi wisatawan luar daerah.
Selain menikmati panorama pesisir dan nilai sejarah benteng, pengunjung juga dapat mengikuti wisata religi melalui ziarah ke makam Mbah Leseh serta akses penyeberangan menuju Pulau Mandalika untuk mengunjungi makam Sayid Usman dan Patak Warak.
Sebagai bagian dari promosi wisata, pengelola turut menggratiskan tiket masuk selama pelaksanaan apel eduwisata.
Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kembali kunjungan wisatawan ke Benteng Portugis sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
“Benteng Portugis punya potensi besar. Kami ingin tempat ini kembali ramai dan menjadi destinasi wisata andalan Jepara,” katanya.
Sementara itu, peserta kegiatan dari SMA Negeri 1 Donorojo, Sifra Octo Charis, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut.
“Tempatnya menarik dan pemandangannya bagus. Selain belajar sejarah, kami juga bisa menikmati wisata bersama teman-teman,” ujarnya.