Signature Chicken Crush: Meracik Rasa Nusantara dalam Wajah Baru

Menu andalan Signature Chicken Crush
Sumber :
  • jogja.viva.co.id/Fuska Sani Evani

VIVA Jogja - Yogyakarta kembali menjadi saksi lahirnya sebuah inovasi kuliner yang berakar dari semangat lokal namun berwawasan luas. PT Chicken Crush Indonesia resmi memperkenalkan Chicken Crush Signature, sebuah outlet dengan konsep baru yang tidak sekadar menjual ayam goreng, melainkan menghadirkan pengalaman komunal yang lebih premium. Peresmian ini digelar di lokasi yang penuh makna: outlet pertama Chicken Crush yang berdiri sejak 3 Maret 2017. Hampir satu dekade perjalanan brand ini kini dirayakan dengan wajah baru yang lebih matang, lebih berani, dan lebih dekat dengan masyarakat.

img_title Ayam Goreng Solo Naik Level! Bacem Manis Legit vs Ungkep Gurih, Mana yang Lebih “Ngena”?

Nathanael Malvin Sugito, CEO sekaligus Founder Chicken Crush, menuturkan bahwa Signature adalah simbol komitmen perusahaan untuk terus berinovasi setelah melewati berbagai tantangan. Ia mengingat kembali masa-masa sulit, mulai dari pandemi COVID-19, isu global seperti perang, hingga kenaikan harga bahan baku yang sempat mengguncang bisnis kuliner. Bahkan, outlet pertama mereka pernah mengalami musibah tertabrak kendaraan. Semua pengalaman itu, menurut Nathanael, justru menjadi bahan bakar untuk melahirkan Signature sebagai wajah baru Chicken Crush. “Kami ingin menunjukkan bahwa kami tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dengan cara yang lebih relevan,” ujarnya.

img_title Jelang Pilpet 2026, Bawaslu Jepara dan Kejari Perkuat Sinergi Pencegahan

Nathanael Malvin Sugito, CEO sekaligus Founder Chicken Crush

Photo :
  • jogja.viva.co.id/Fuska Sani Evani

Konsep Signature memang dirancang berbeda. Berdiri di atas lahan seluas 1.000 meter persegi dengan kapasitas hingga 200 orang, outlet ini menghadirkan suasana yang lebih luas dan nyaman. Ada tribun, area komunitas, hingga fasilitas premium seperti mesin kopi khusus yang menambah kesan elegan. Nathanael menekankan bahwa Chicken Crush berangkat dari nilai kebersamaan. Signature diharapkan menjadi ruang berkumpul bagi keluarga, komunitas, maupun sahabat, bukan sekadar tempat makan. Di sini, ayam goreng menjadi medium untuk merajut interaksi sosial, menghadirkan rasa hangat yang melampaui sekadar hidangan.

img_title Cetak Kader Konservasi dari Akar Rumput, DLHK Jateng Gandeng Bhimasena Power Latih Pegiat Lingkungan di Batang

Menu yang ditawarkan pun lebih variatif. Signature tidak hanya menyajikan ayam goreng khas Chicken Crush, tetapi juga memperkaya pilihan dengan sentuhan cita rasa Nusantara. Ada masakan khas Jogja yang akrab di lidah, hingga inspirasi kuliner dari Sumatera dan Kalimantan yang membawa nuansa baru. “Kami ingin membawa rasa Nusantara agar lebih dekat dengan lidah masyarakat Indonesia,” jelas Nathanael. Dengan begitu, Signature bukan hanya outlet, melainkan panggung kuliner yang merayakan keberagaman rasa Indonesia.

Halaman Selanjutnya
img_title