Kulonprogo Percepat Perlinsos Digital, Dinsos PPPA Gembleng Pendamping Sosial

Bimtek Penguatan Kapasitas Pendamping Sosial Kulonprogo
Sumber :
  • Dok Pemkab Kulonprogo

KULONPROGO, VIVA Jogja  – Pemerintah Kabupaten Kulonprogo melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) terus memperkuat komitmen dalam mendukung percepatan program Perlindungan Sosial (Perlinsos) berbasis digital. Pada Kamis (24/09/2026) pagi, Dinsos PPPA menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Pendamping Sosial di ruang rapat kantor dinas setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk memastikan para pendamping sosial memiliki pemahaman mendalam sekaligus keterampilan teknis dalam mengawal pendaftaran bantuan sosial digital.

img_title HANTARU ke-66, BPN Kulonprogo Tegaskan Layanan Sertifikat Cepat dan Transparan

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinsos PPPA Kulonprogo, Dian Putera Karana, menegaskan bahwa Bimtek ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden mengenai percepatan integrasi data penerima bantuan sosial ke dalam sistem digital. “Hari ini ada kegiatan Bimtek penguatan kapasitas pendamping yang ada di pilar-pilar sosial. Ini rangkaian dari percepatan Perlinsos yang sudah disampaikan Presiden, bahwa tahun 2026 kita harus segera melakukan percepatan pendaftaran warga, khususnya penerima bantuan sosial, untuk masuk ke portal Perlinsos atau Bansos Digital,” ujarnya.

Dian menjelaskan bahwa Pemkab Kulonprogo telah membangun kolaborasi lintas sektor untuk menyukseskan program ini. Koordinasi dilakukan bersama Dinas Sosial, Sekretariat Daerah Bagian Kesra, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). “Kita sudah berbagi kewenangan sesuai tupoksi masing-masing dan menjalankan ini bersama-sama. Ada pendamping PKH, pendamping Rehsos, TKSK, Tagana, hingga Karang Taruna yang selama ini menjadi bagian dari pendamping sosial di lapangan,” jelasnya.

img_title Kulonprogo Mantapkan Digitalisasi Retribusi, Gandeng Bank BPD DIY dan Pengelola Wisata

Melalui Bimtek ini, para pendamping sosial yang diposisikan sebagai agen Perlinsos diharapkan mampu mengoptimalkan penggunaan aplikasi di lapangan. Selain pembekalan teknis, peserta juga menerima pembaruan informasi mengenai perkembangan cakupan pendaftaran Perlinsos di wilayah Kulonprogo. Berdasarkan data terintegrasi, jumlah agen Perlinsos terdaftar di Kulonprogo mencapai 255 orang. Hingga saat ini, capaian pendaftaran bantuan sosial meliputi 1.795 pendaftar untuk Bansos Sembako/BPNT dan 1.775 pendaftar untuk PKH. Secara akumulatif, terdapat 1.832 Kepala Keluarga (KK) yang telah terdaftar, atau sekitar 1,15 persen dari total 159.770 KK di Kulonprogo.

Dian menegaskan bahwa angka tersebut masih terus bergerak dinamis hingga akhir tahun. “Sampai akhir 2026 proses ini akan terus berjalan. Dukcapil akan mem-backup, Kominfo mempublikasi, dan kita berharap hasilnya maksimal. Tidak hanya warga penerima bansos, tetapi semua warga nantinya masuk untuk melakukan pendaftaran, dari pendaftaran hingga pengusulan,” katanya. Ia menambahkan, masyarakat yang dinyatakan tidak layak tetap memiliki ruang untuk melakukan sanggahan atau klarifikasi melalui portal resmi Perlinsos.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Mahasiswa UMY Dorong Warga Garongan Olah Kelapa Jadi Minyak Bernilai Ekonomi Tinggi