27 Tim Perusahaan Adu Kekuatan di Bupati Cup, Buruh Dorong Jadi Agenda Rutin Pemkab Jepara

27 Tim Perusahaan Adu Kekuatan di Bupati Cup, (foto: vivajogja)
Sumber :
  • VIVAJogja

VIVAJogjaJEPARA, Sebanyak 27 tim sepak bola dari berbagai perusahaan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mengikuti Bupati Cup Antar PT 2026 yang digelar di Stadion Kamal Djunaidi, Sabtu (8/8).

img_title Jepara Terancam Krisis Air, Ketua DPRD Sentil OPD, Jangan Tunggu Bencana Baru Bergerak!

Turnamen ini mempertemukan para buruh dan karyawan dari sejumlah sektor industri, mulai garmen, furnitur hingga lembaga keuangan. Kompetisi tersebut menjadi wadah bagi pekerja untuk menyalurkan minat olahraga sekaligus mempererat hubungan antarkaryawan lintas perusahaan.

Selain memperebutkan trofi Bupati, panitia menyiapkan total hadiah Rp10 juta. Juara pertama mendapat Rp5 juta, juara kedua Rp3 juta, sedangkan juara ketiga Rp1 juta.

img_title Air Bersih Jadi Perhatian, TNI dan Pemkab Jepara Bidik Dua Desa untuk Sumur Bor

Perwakilan panitia, Erwin, mengatakan turnamen digelar untuk mengakomodasi tingginya minat buruh dan karyawan terhadap sepak bola.

“Bupati Cup Antar PT ini untuk mengakomodir teman-teman buruh dan karyawan yang sebagian besar suka dengan sepak bola,” kata Erwin saat pembukaan.

img_title Calon Jemaah Haji Jepara Tak Perlu ke Pati untuk Paspor, Simak Syaratnya

Erwin berharap kegiatan perdana tersebut dapat berlanjut dan mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Jepara sebagai agenda olahraga rutin bagi pekerja.

“Kita berharap ke depan hal-hal seperti ini bisa diakomodir Pemkab Jepara. Karena kita sebagai buruh sudah berkontribusi pajak tidak kecil kepada pemerintah,” ujarnya.

Turnamen berlangsung hingga September 2026. Pertandingan dijadwalkan setiap Sabtu dan Minggu dengan tiga laga per hari. Kompetisi menggunakan sistem gugur, sedangkan setiap pertandingan berlangsung selama 2 x 35 menit.

“Kita pakai sistem gugur. Supaya tidak terlalu panjang event ini berlangsung,” jelas Erwin.

Staf Ahli Bupati Jepara, Samiadji, menyambut positif penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia menilai kompetisi antarkaryawan dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun hubungan positif antarpekerja dari berbagai perusahaan.

“Ciptakan event ini sebagai momentum untuk bersilaturahmi dan saling menyambung tali persaudaraan,” kata Samiadji.

Ia juga meminta peserta dan panitia menjaga sportivitas serta keamanan selama pertandingan. Potensi anarkisme maupun kerusuhan harus dicegah agar kompetisi tetap menjadi ruang persaudaraan.

“Jangan sampai ada insiden atau anarkisme dalam bentuk apapun. Jangan sampai ada kerusuhan. Sebab kita semua datang ke sini dalam rangka menjalin tali persaudaraan,” tegasnya.

Dengan melibatkan 27 tim, Bupati Cup Antar PT 2026 menjadi ajang perdana yang mempertemukan pekerja dari berbagai perusahaan melalui olahraga. Bagi panitia, tingginya partisipasi tersebut menjadi dasar agar kompetisi serupa dapat dikembangkan sebagai agenda olahraga pekerja di Jepara.