Sultan HB X Minta KONI DIY Tingkatkan Prestasi PON 2028

Pengukuhan Pengurus KONI DIY
Sumber :
  • Humas Pemda DIY

YOGYAKARTA, VIVA Jogja – Saat mengukuhkan pengurus KONI DIY masa bakti 2025-2029, pada Kamis (17/04/2025) di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengharapkan pengurus KONI yang baru mampu mempersembahkan prestasi pada dunia olahraga di DIY. Jika periode sebelumnya PON 2024 DIY berada di peringkat 9, dan Peparnas di peringkat 8, maka periode ini peringkat diharapkan akan meningkat.

img_title Belanja Daerah DIY 2027: Strategi Rp4,93 Triliun untuk Tekan Kemiskinan dan Wujudkan Pancamulia

Dalam Pengukuhan Pengurus KONI DIY masa bakti 2025-2029 ini dilakukan oleh Ketua Koni Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman ini, Sultan menyebut, KONI merupakan lembaga yang memiliki posisi penting dalam membina, mengembangkan, dan memajukan olahraga prestasi. Tanggung jawab ini tentu tidak ringan, karena keberhasilan olahraga tidak terlepas dari perencanaan yang baik, pembinaan yang konsisten, serta kolaborasi yang kuat di berbagai lini.

 Sri Sultan juga menyebut, mental juara harus ada dalam jiwa para atlet. Ini yang harus dipastikan oleh pengurus bahwa atlet memiliki pendamping psikolog agar memastikan mental juara ini melekat pada setiap atlet.

img_title Malioboro Bersiap Jadi Kawasan Pedestrian Bebas Emisi November 2026

 “Mental pemenang itu harus ada. Biasanya yang bermasalah bukan soal keterampilan dan ketangkasan, tapi mental. Ini yang harus kita perhatikan,” ujar Sri Sultan.

 Posisi di dalam kepengurusan dan tanggung jawab yang mengikutinya, merupakan sebuah pengakuan atas komitmen personal dan profesional. Juga kiprah, serta konsistensi pengabdian di bidang yang relevan. Sri Sultan berharap pengurus dapat menjalankan amanah sebaik-baiknya.

img_title Pemkot Yogyakarta Gelar Seleksi Beasiswa Prestasi Kelurahan 2026, Nilai TKA dan TKAD Jadi Penentu

Dengan kepengurusan yang baru, Sri Sultan mendorong agar KONI DIY dapat terus perkuat fondasi kelembagaan, susun program-program yang lebih relevan dan terarah. Juga mampu mengembangkan pembinaan atlet yang lebih sistematis. Pun, rencana kerja diharapkan memiliki sasaran yang jelas dan dapat diukur, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Sementara, Ketua KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman mengatakan, DIY memiliki potensi pada cabang olahraga Panahan. Kesempatan untuk menyumbangkan emas bagi Indonesia di kancah dunia melalui Cabor Panahan,terbuka sangat lebar. Panahan memiliki sejarah penyumbang medali emas.

 “Saya berharap dalam olimpiade yang akan datang tahun 2028 di Los Angeles, Panahan bisa memberikan medali emas untuk Indonesia. Ini merupakan tantangan untuk Yogyakarta yang punya banyak atlet Panahan,” kata Marciano.

Halaman Selanjutnya
img_title