Persika Karanganyar Tahan Imbang Persic Meski Bermain dengan 10 Pemain
- Ist/VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja -Persika Karanganyar sukses menahan imbang Persic Cilegon 0-0 dalam laga 16 besar Liga 4 Nasional 2025 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (12/5) sore.
Meski harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-64 usai Haidar Nur Afif dikartu merah, Persika tetap tampil maksimal, disiplin dan soli hingga akhir laga.
Laga berlangsung panas dengan banyak kartu dikeluarkan wasit, termasuk kartu merah untuk pemain Persic dan kartu kuning untuk pelatih Persika, Selamet Riyadi.
Pertandingan berjalan panas dan ketat, dengan kedua tim gagal memaksimalkan peluang.
Persika sempat mengancam lewat Roydhatul Shidiq, Arlan Dinata, dan Khoirul Anam, namun penyelesaian akhir masih belum efektif.
Hasil 0-0 ini jadi modal penting jelang laga penentu kontra Persebata Lembata. Jika menang atau imbang, Persika berpeluang lolos ke 8 besar dan mencatat sejarah promosi ke Liga 3.
Dukungan besar datang dari Pemkab Karanganyar. Bupati Rober Christanto dan Wakil Bupati Adhe Eliana menggelar nonton bareng bersama ratusan suporter di Pendopo Rumah Dinas Bupati.
“Semangat juang Persika mencerminkan jati diri masyarakat Karanganyar: tidak mudah menyerah. Kami berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan sepak bola di daerah,” tegas Bupati Rober, Senin (12/5).
Senada dengan Bupati Rober, Wakil Bupati Adhe Eliana merasa bangga dan juga mengapresiasi perjuangan tim Persika yang sore ini bermain bagus dan semangat meski kedudukan 0-0.
"Alhamdulillah Persika dapat point 4 dan mudah-mudahan besuk menang. Dan otomatis dapat tiket lolos ke Liga 3. Mohon doanya dari masyarakat Karanganya," pungkasnya.