Persiku Rilis Punggawa dan Pelatih Macan Muria Jelang Musim Liga 2 Tahun 2025

Manajemen Persiku pastikan lebih selektif bentuk skuad Macan Muria.
Sumber :
  • ist

KUDUS,VIVAJogja - Kesalahan rekrutmen pemain saat musim lalu, menjadi pengalaman berharga dalam pembentukan squad baru Persiku. Pihak manajemen Persiku memastikan lebih selektif dalam membentuk skuad Macan Muria.

img_title Bupati Kudus dan Gubernur Jateng Serahkan BLT DBHCHT kepada Buruh Rokok

Tidak hanya itu, manajemen Persiku juga melakukan evaluasi dan pembenahan cepat dalam menyambut Liga 2 musim 2025-2026 yang bakal segera digulirkan. 

PT Relasi Sport Muria Indonesia (Resmi) selaku pengelola resmi tim Persiku Kudus, berkomitmen lebih selektif dalam membentuk skuad demi menghindari kesalahan rekrutmen seperti musim lalu.

img_title Sambut 1 Muharam 1448 H, Pemkab Kudus Gelar Doa Bersama

‎‎Direktur Utama PT Resmi, Amirul Fuad mengaku tidak ingin ‘tertipu brosur’ seperti pada Liga 2 musim lalu. Ia menyesalkan sejumlah pemain dengan harga mahal, justru tampil mengecewakan.

“Musim lalu ada pemain yang mahal, namun tidak mau bekerja. Sekarang kita hanya ingin pemain yang ngotot dan benar-benar mau kerja,” ujar Fuad saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Jumat (23/5/2025).

img_title Bacakan Pidato Kepala BPIP, Bupati Kudus Ingatkan Pancasila Bukan Sekadar Simbol

Amirul Fuad menegaskan, ‎‎Persiku bakal memprioritaskan pemain yang semangat dan siap bekerja keras. Selain itu, bersedia dikontrak manajamen Persiku dengan nilai yang realistis. Rencananya hanya ada 6 pemain lama Persiku yang masih setia memperkuat membela squad Macan Muria di Liga 2 musim 2025/2026.

“Kami belum bisa mengumumkan siapa saja mereka (Para Pemain Persiku),  karena belum ada kontrak. Tapi kalau dari hasil negosiasi terakhir, kurang lebih cuma ada 6 orang (pemain lama),” terangnya.

Amirul Fuad juga mengungkapkan, bahwa ada beberapa pemain yang sudah pamit dengan manajemen Persiku Kudus. Mereka pamit karena sudah mendapat tawaran dari tim sepak bola lain.

Bahkan sistem potong gaji yang sempat mencuat musim lalu, Amirul Fuad memastikan tidak akan terulang lagi. Pihak manajemen Persiku bakal menindak tegas siapa pun yang melanggar aturan.

‎‎”Kalau ada pemain yang terlibat praktik potong gaji, langsung saya pecat dan bahkan bisa dikenakan denda,” tukas Amirul Fuad.

‎‎Seleksi pemain sudah dimulai sejak Mei ini, meski trial resmi baru akan digelar pada Juli 2025. Trial akan terbuka untuk pemain lokal maupun asing. Dengan proses seleksi yang ketat agar skuad lebih solid dan kompetitif.

Halaman Selanjutnya
img_title