Jogja QRIStimewa Run 2025: Menuju Ekonomi Digital Akuntabel dan Berkelanjutan
- Humas BI Yogyakarta
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Dalam semangat perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia dan momentum Pekan QRIS Nasional (PQN) 2025, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (KPw BI DIY) menggelar Jogja QRIStimewa Run 2025 pada Minggu (10/08/2025).
Mengusung tema “Run for the Future”, ajang ini menjadi simbol kolaborasi strategis antara Bank Indonesia, Pemerintah Daerah, penyedia jasa sistem pembayaran, dan masyarakat dalam memperkuat ekosistem keuangan digital yang inklusif, efisien, dan aman.
Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terus menunjukkan pertumbuhan pesat sebagai sistem pembayaran nasional. Hingga semester I 2025, tercatat 57 juta pengguna dan 39 juta merchant secara nasional. Di DIY, angka pengguna mencapai 965 ribu dan merchant 941 ribu—menandakan pergeseran signifikan preferensi masyarakat menuju transaksi nontunai yang praktis dan aman.
Kepala Perwakilan BI DIY, Sri Darmadi Sudibyo, menegaskan bahwa Jogja QRIStimewa Run bukan sekadar ajang olahraga, melainkan gerakan kolektif membangun masa depan ekonomi digital DIY. “Dengan sinergi seluruh pihak, kita tidak hanya mengakselerasi inovasi pembayaran, tetapi juga menguatkan fondasi ekonomi digital DIY yang inklusif, adaptif, dan berbudaya,” ujarnya.
Sebanyak 1.500 peserta dari berbagai kalangan ambil bagian dalam lomba lari kategori 5K dan 10K. Kegiatan ini dibuka secara resmi melalui prosesi flag off oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Kepala BI DIY Sri Darmadi Sudibyo, Wali Kota Yogyakarta Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), serta jajaran Forkompimda se-DIY.
Nyaman, Transparan, Bebas Tunai
Sebagai bagian dari inovasi layanan publik, BI DIY bersama Wakil Walikota Yogyakarta Wawan Harmawan, meluncurkan Tempat Khusus Parkir Senopati S.I.A.P QRIS (Sehat, Inovatif, Aman, Pakai QRIS).
Inisiatif ini bertujuan meningkatkan akuntabilitas pendapatan daerah, transparansi tarif, dan kenyamanan wisatawan. Pembayaran retribusi parkir kini dapat dilakukan secara digital, bebas tunai, dan tercatat real-time, mendukung citra Yogyakarta sebagai kota wisata yang tertib dan ramah teknologi.
UMKM Digital
Sebanyak 20 UMKM digital turut meramaikan acara dengan produk lokal unggulan dan demo penggunaan QRIS Tanpa Pindai (QRIS TAP). Pengunjung dapat langsung merasakan kemudahan transaksi digital, sekaligus mendukung pelaku usaha lokal dalam ekosistem ekonomi digital DIY yang semakin kompetitif.