Berangkatkan 57 Atlet, Kulonprogo Targetkan 24 Emas di Peparda 2025 Gunungkidul

Atlet Kulonprogo siap berlaga di Peparda 2025
Sumber :
  • jogja.viva.co.id/Wuri D

YOGYAKARTA, VIVA Jogja – Sebanayk 57 Atlet Kabupaten Kulonprogo siap berlaga di ajang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) ke IV yang diselenggarakan di Kabupaten Gunungkidul, pada 23-30 Agustus 2025.

img_title Ribuan Warga Manfaatkan Klinik Perizinan dan Investasi DPMPTSP Kota Yogyakarta

Kulonprogo pun menargetkan meraih 24 medali emas, 26 perak dan 21 perunggu dalam ajang peparda 2025 Gunungkidul ini.

"Target tahun ini 24 medali emas. Target ini tentu meningkat dari perolehan peparda sebelumnya yang hanya 17 emas," kata Widi Nuryanto Ketua National Paralympic Commitee (NPC ) Kulonprogo usai pelepasan Kontingen Peparda Kabupaten Kulonprogo di Aula Kalurahan Sendangsari, Pengasih, Selasa (12/08/2025).

img_title Kulonprogo Sambut Kunjungan Kaji Tiru Pemkab Barito Utara, Sinergi Jadi Kunci Inovasi Pemerintahan

Dari 11 Cabang Olahraga (Cabor) yang dipertandingkan dalam Peparda, Kontingen Kulon Progo akan berlaga di 10 cabor yaitu anggar kursi roda , bochia, para angkat berat,para atletik, para bulutangkis, para catur, para panahan, para renang, para taekwondo dan para tenis meja.

“Dengan adanya cabor-cabor baru akan berpotensi untuk Menyumbangkan emas. Agar target perolehan medali tercapai, latihan sudah dilakukan sejak bulan Januari sampai Agustus. Untuk cabor unggulan kita anggar, panahan, bochia, para tenis meja,” kata Widi.

img_title Pemkab Gunungkidul Percepat Penanganan RTLH, Bupati Tinjau Progres di Karangmojo

Ditambahkan Widi dalam persiapan Peparda tahun ini ada beberapa kendala, seperti lapangan yang belum aksesibel serta anggaran yang masih belum maksimal dan masih jauh dibanding daerah-daerah yang lain. Namun demikian kondisi ini tidak menjadikan Kontingen untuk patah semangat. "Kami tetap bersyukur masih bisa untuk memaksimalkan anggarannya. Menurut kami sarprasnya yang masih kurang. Peralatan-peralatannya, masih minim," ujarnya.

Menurut Widi, Peparda bukan hanya ajang kompetisi, tetapi pembuktian keterbatasan tidak menjadi penghalang meraih prestasi. Saya berharap para atlet terus berlatih tekun penuh semangat pantang menyerah karena akan menjadi inspirasi bukan hanya bagi Kulonprogo, tetapi juga bagi masyarakat luas.

Sementara Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan berpesan seluruh atlet Kulonprogo yang akan berlaga di ajang Peparda tetap menjaga stamina dan kesehatan serta tetap bersemangat meski dukungan anggaran dari Pemerintah Kabupaten terbatas.

"Bukan karena perhatian Pemkab yang menurun, tetapi faktor kemampuan keuangan daerahnya yang turun," ungkap Agung dalam sambutannya pada pelepasan Kontingen Peparda.

Agung pun berharap para atlet bisa mencapai target yang ditetapkan dan membawa hasil yang terbaik. "Harapannya prestasi meningkat, jika sebelumnya juara empat besok bisa naik jadi juara 3. Meski tantangan bertanding di luar wilayah itu lebih berat," ucap Bupati Kulonprogo.