Kulonprogo Bangun Satu Lapangan Voli Standar Turnamen Tiap Kalurahan

Bupati Kulonprogo Agung Setyawan
Sumber :
  • jogja.viva.co.id/Wuri D

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Pemkab Kulonprogo akan membangun lapangan voli standar turnamen untuk penyelenggaraan turnamen di seluruh Kalurahan.

img_title Regrouping Sekolah di Kulonprogo Efektif Tekan Anggaran Tanpa Kurangi Mutu Pendidikan

Bupati Kulonprogo Agung Setyawan menyatakan program satu lapangan voli standar turnamen setiap satu Kalurahan ini sesuai aspirasi dari masyarakat.

"Setiap kalurahan satu lapangan voli yang bisa dipakai untuk voli, dan olahraga lainnya mau catur, badminton, tenis meja, dll kan bisa kalau lapangan voli," kata Agung usai pelepasan Kontingen Peparda 2025 di Aula Kalurahan Sendangsari Pengasih Kulonprogo Selasa (12/8/2025).

img_title 408 Murid Madrasah Kulonprogo Ikuti Olimpiade Madrasah Indonesia

Pembangunan satu lapangan voli di setiap kalurahan ini akan dilakukan secara bertahap, selesai dalam kurun waktu empat tahun, dimulai tahun anggaran 2026.   "Lapangan yang layak untuk dipakai dengan turnamen olahraga. Ini menyerap aspirasi masyarakat paling banyak itu adalah lapangam voli. Karena juga kalau bikin lapangan sepak bola, satu kalurahan satu, mampu enggak? enggak mampu kalurahannya menyediakan lahannya. Kalau satu kalurahan satu lapangan golf, enggak mampu juga. Satu kabupaten satu saja belum punya kan gitu. Jadi disesuaikan kemampuan anggaran dan juga disesuaikan dengan aspirasi masyarakatnya bukan pada keputusan pemdanya saja," urai Agung.

Bupati juga memastikan pembangunan lapangan voli standar turnamen di tiap kalurahan tidak akan memberatkan pemkal. Karena konsepnya akan menjadi hibah pemkab kepada karang taruna.  "Kita tidak mempersulit para lurah ya, jadi langsung itu di berikan hibah ke karang tarunanya," tuturnya.

img_title Kulonprogo Maneka Warna 2026, Kebudayaan Jadi Motor Ekonomi Rakyat

Pembangunan lapangan voli di setiap kalurahan di harapkan dapat mendongkrak perekonomian warga. "Bisa menggerakkan perekonomian. Bisa kita saksikan setiap ada penyelenggaraan event olahraga dan seni geliat UMKM pasti menguat. Contoh Alun-alun Wates begitu diizinkan ada pagelaran seni tiap malam minggu itu tambah ramai, tambah ramai. Hanya kita harus bisa menata bahwa ramai boleh ricuh jangan, ramai boleh kumuh jangan," pungkasnya.

Ketua National Paralympic Comitee (NPC) Kulon Progo, Widi Nuryanto menyambut baik rencana pembangunan satu lapangan voli standar turnamen di setiap kalurahan.  "Kalau memang di daerah (kalurahan) itu ada lapangan voli ya bisa untuk teman-teman NPC untuk cabor anggar, kursi roda, bochia, bulu tangkis, voli duduk. Asalkan ramah untuk teman-teman disabilitas, terutama untuk jalannya masuk, toilet dll, jadi kita bisa memakai untuk lapangan voli itu harapannya kalau ramah difabel," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya
img_title