Persijap Jepara Waspadai Zona Merah, Laga Kontra Persita Tangerang Jadi Penentuan
- VIVAjogja
VIVAJogja – JEPARA, Persijap Jepara mengusung misi wajib poin saat menghadapi Persita Tangerang pada lanjutan pekan ke-32 BRI Super League di Banten International Stadium (BIS), Minggu (10/5). Tambahan poin menjadi target mutlak bagi Laskar Kalinyamat untuk mengamankan posisi dari ancaman degradasi.
Pelatih Persijap, Mario Lemos, menegaskan timnya tidak boleh kehilangan poin pada laga tersebut. Meski saat ini masih memiliki jarak empat poin dari zona merah, Persijap tetap harus waspada mengingat kompetisi menyisakan tiga pertandingan.
“Posisi kami memang masih relatif aman karena berjarak empat poin dari Persis Solo. Namun, kami tetap harus waspada dan berusaha meraih kemenangan untuk mengamankan posisi,” ujar Mario Lemos.
Ia menilai pertandingan melawan Persita akan berlangsung terbuka karena kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan. Persijap pun kini fokus melakukan pemulihan kondisi pemain agar tampil maksimal di Tangerang.
Saat Official Training Persijap Jepara Optimis Lawan Persita
- VIVAjogja
“Kami fokus pada pemulihan tim jelang pertandingan melawan Persita. Ini akan menjadi laga yang terbuka,” katanya.
Duel kontra Persita menjadi sangat penting bagi Persijap sebelum menghadapi jadwal berat pada dua laga terakhir musim ini. Setelah lawatan ke Tangerang, Persijap dijadwalkan menjamu Borneo FC pada 17 Mei dan bertandang ke markas juara bertahan Persib Bandung pada 23 Mei.
Konsistensi dalam tiga laga sisa akan menjadi penentu nasib Persijap untuk tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.
Saat ini, Persijap berada di peringkat ke-15 klasemen sementara dengan raihan 31 poin, atau hanya unggul tipis dari tim-tim di bawahnya. Pada pertemuan pertama musim ini, Persijap harus mengakui keunggulan Persita dengan skor 1-2.