Meski telah aman dari ancaman degradasi, Persijap tetap mengusung misi besar: menjaga harga diri di kandang sekaligus memberikan hadiah terakhir bagi suporter yang setia bertahan mendukung tim sepanjang musim yang penuh tekanan.
Pelatih Persijap, Mario Lemos, menegaskan anak asuhnya tidak akan memberi ruang mudah bagi tim tamu. Ia meminta para pemain tampil agresif, fokus, dan berani mengambil kendali permainan sejak menit awal.
“Pertandingan nanti pasti berjalan keras dan sengit. Borneo FC memang tim kuat, tetapi kami bermain di rumah sendiri. Kami ingin menutup musim kandang dengan kemenangan untuk suporter,” tegas Lemos, Jumat (16/5/2026).
Lemos juga menuntut para pemain tampil tanpa beban namun tetap disiplin dalam menjalankan strategi. Menurutnya, ketenangan dan keberanian menguasai permainan akan menjadi kunci untuk meredam kekuatan Borneo FC yang saat ini tengah memburu gelar juara.
“Kuncinya fokus dan bermain lepas. Kalau pemain tenang, penguasaan bola akan lebih baik dan peluang mencetak gol bisa dimaksimalkan,” lanjutnya.
Harga Diri Dipertaruhkan, Persijap Siap Gagalkan Ambisi Juara Borneo FC di GBK
Duel ini dipastikan tidak akan berjalan mudah bagi Persijap. Pada pertemuan pertama musim ini, Borneo FC berhasil membungkam Persijap dengan skor 3-1. Namun kali ini situasinya berbeda. Bermain di Gelora Bumi Kartini, Persijap membawa misi balas dendam sekaligus menjaga marwah kandang di depan publik Jepara.
Saat ini Persijap berada di posisi ke-13 klasemen sementara dengan raihan 34 poin. Sementara Borneo FC menempel ketat pemuncak klasemen Persib Bandung dengan koleksi 75 poin. Tambahan tiga poin di Jepara akan sangat menentukan arah perebutan gelar juara hingga pekan terakhir.
Atmosfer panas diprediksi menyelimuti Stadion Gelora Bumi Kartini. Di satu sisi Persijap ingin menutup musim dengan kepala tegak, sementara di sisi lain Borneo FC datang membawa ambisi besar menjaga peluang juara tetap hidup.