Liga Voli SMP 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Kulonprogo
- jogja.viva.co.id / Wuri D
KULONPROGO, VIVA Jogja - Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Kulonprogo bersama Dinas Pendidikan dan Olahraga Kulonprogo kembali menggelar Liga Voli SMP 2026 sebagai wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet muda daerah. Kompetisi ini resmi dibuka pada 18 Mei 2026 dan dijadwalkan mencapai puncak final pada Sabtu, 30 Mei 2026 di Jati Moncer Sport Tourism Center, sebuah arena olahraga yang kini menjadi ikon baru bagi pengembangan sport tourism di wilayah tersebut.
Ketua PBVSI Kulonprogo, Joko Mursito, menegaskan bahwa Liga Voli SMP tahun ini merupakan penyelenggaraan ketiga secara beruntun. Menurutnya, keberlanjutan kompetisi ini menjadi bukti keseriusan organisasi dalam membangun fondasi olahraga bola voli di tingkat akar rumput. Ia menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar pertandingan, melainkan proses pembinaan yang terstruktur untuk menemukan talenta-talenta asli Kulonprogo yang kelak diharapkan mampu bersaing di level nasional bahkan internasional. “Harapannya, Kulonprogo mulai bisa menampilkan bibit-bibit atlet melalui kompetisi seperti ini. Anak-anak nanti bisa kita petakan kekuatannya dan dimasukkan ke Pelatkab. Kita juga ingin atlet-atlet muda Kulonprogo tidak lagi pindah ke daerah lain,” ujarnya pada Kamis, 28 Mei 2026.
Joko mencontohkan sejumlah atlet asal Kulonprogo yang telah menorehkan prestasi membanggakan, termasuk atlet putri Ratri yang berhasil tampil di kancah internasional. Selain itu, beberapa pemain putra juga telah menembus level nasional hingga internasional, menjadi inspirasi bagi generasi muda yang kini sedang berkompetisi di Liga Voli SMP. Menurutnya, keberhasilan para senior menjadi motivasi kuat bagi para pelajar untuk terus berlatih dan berprestasi.
Minat pelajar terhadap olahraga bola voli di Kulonprogo dinilai terus meningkat. Hal ini tercermin dari jumlah peserta yang semakin banyak. Tahun ini tercatat 49 tim ikut berpartisipasi, terdiri atas 29 tim putra dan 20 tim putri. Sebaran peserta pun merata dari wilayah selatan hingga utara, timur hingga barat Kulonprogo. Kondisi ini menunjukkan bahwa bola voli telah menjadi olahraga yang digemari lintas wilayah dan lapisan masyarakat. “Sebaran pesertanya merata, dari selatan sampai utara, dari timur sampai barat Kulonprogo semuanya ada,” ungkap Joko.