UGM Trail Run 2026: Lari, Edukasi, dan Kepedulian di Lereng Merapi
- Dok Humas UGM
SLEMAN, VIVA Jogja - Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Komunitas Kagama Lari Untuk Berbagi (KLUB) kembali menghadirkan semangat olahraga dan solidaritas melalui ajang UGM Trail Run (UGMTR) 2026 yang akan digelar pada 26–27 September mendatang. Tahun ini, event tahunan yang telah berlangsung sejak 2019 itu akan tampil dengan suasana baru, berpindah ke kawasan Lereng Gunung Merapi dengan titik start di Gelora Hargobinangun, Sleman. Pergeseran lokasi ini diharapkan memberi pengalaman berlari yang lebih menantang sekaligus memperkenalkan keindahan alam Merapi kepada ribuan pelari dari berbagai daerah.
UGMTR 2026 menargetkan 4.000 peserta dan menghadirkan inovasi menarik melalui kategori 77K Relay, yang menambah variasi dari empat kategori utama yang tetap dipertahankan: 7K, 15K, 30K, dan 50K. Ketua Panitia, Budi Susila, menjelaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini mengusung tiga konsep besar: Run, Edu, dan Care. “UGMTR bukan hanya ajang lari, tapi wadah untuk menyalurkan semangat olahraga, edukasi, dan kepedulian sosial,” ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Sabtu (06/06/2026).
Konsep Run menjadi wadah bagi tingginya minat masyarakat terhadap olahraga trail run yang kini semakin digemari. Sementara Edu diwujudkan melalui berbagai kegiatan pra-event yang melibatkan kolaborasi dengan RSUP Dr. Sardjito. Panitia menggelar talk show dan pelatihan tentang emergency rescue bagi pelari, serta menghadirkan pelatih profesional untuk memberikan edukasi mengenai teknik berlari yang aman dan efisien. “Kami sudah mulai kegiatan edukatif seperti strength training for trainers agar pelari memahami pentingnya keselamatan dan kebugaran,” tambah Budi.
Konsep Care menjadi wujud nyata kepedulian sosial komunitas KLUB. Sebagian biaya pendaftaran peserta akan disalurkan sebagai donasi beasiswa bagi mahasiswa UGM yang kurang mampu. Pada awal 2026, KLUB telah menyerahkan dana sebesar Rp500.202.576 kepada UGM untuk mendukung mahasiswa menyelesaikan studi mereka. “Kami berharap melalui UGMTR dan UGM Ultra Charity Run di bulan Desember, semangat berbagi ini terus berlanjut,” kata Budi.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, memberikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan UGMTR yang tidak hanya berorientasi pada olahraga, tetapi juga membawa misi sosial dan edukatif. “Komunitas ini menunjukkan bahwa olahraga bisa menjadi gerakan solidaritas. Ketika banyak pihak sibuk mencari keuntungan, mereka justru membantu sesama,” ungkapnya.